Home / Berita / Internasional / Eropa / Terkait Kisruh Pangkalan Udara Turki, Jerman Minta Bantuan AS

Terkait Kisruh Pangkalan Udara Turki, Jerman Minta Bantuan AS

Pangkalan udara Incirlik Turki. (arabic.sputniknews.com)

dakwatuna.com – Berlin. Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel, meminta bantuan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menyelesaikan kisruh dengan Turki terkait pangkalan udara “Incirlik” Turki.

“Sekali lagi kami meminta bantuan AS untuk berunding dengan Turki. Tidak dapat dibayangkan, sesama sekutu di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), saling berselisih satu sama lain,” ungkap Gabriel sebagaimana dilansir dari Reuters, Kamis (18/05/2017).

Sebelumnya pada Senin (15/05) lalu, Kanselir Jerman, Angela Markel, mengancam akan memindahkan pasukan Jerman yang bekerja untuk kepentingan NATO di Timur Tengah dari pangkalan udara Incirlik Turki. Ancaman tersebut sebagai reaksi atas keputusan Turki yang melarang anggota Komite Pertahanan di Parlemen Jerman untuk mengunnjungi pangkalan tersebut.

Sumber dari Kemenlu Jerman mengatakan kepada Sputnik News, Turki menyebut kunjungan anggota parlemen ke pangkalan udara Incirlik itu dilakukan pada waktu yang tidak tepat.

Hubungan antara Turki dengan Jerman memanas pasca tudingan yang dilontarkan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang menyebut Jerman menjalankan praktik Nazisme. Tudingan tersebut terlontar sebagai reaksi dari sikap Jerman terkai kampanye referendum Turki 16 April lalu. (whc/dakwatuna)

Sumber: Arabic Sputniknews

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
William Ciputra
Alumni Mahad Aly An-Nuaimy Jakarta

Lihat Juga

AS: Tidak Mungkin Kami Perangi ISIS Tanpa Turki

Organization