Home / Berita / Internasional / Asia / Kronologis “Operasi Al-Quds”; Warga Palestina Tabrak 14 Orang Israel, 2 Di Antaranya Tewas

Kronologis “Operasi Al-Quds”; Warga Palestina Tabrak 14 Orang Israel, 2 Di Antaranya Tewas

Lokasi operasi Al-Quds di dekat distrik Syaikh Jarrah (safa.ps)
Lokasi peristiwa tabrakan di kota terjajah Al-Quds. (safa.ps)

dakwatuna.com – Al-Quds. Dua orang warga Israel tewas, salah satunya adalah polisi Israel, ditabrak oleh pengendara mobil asal kota terjajah Al-Quds. Peristiwa tabrakan yang terjadi pada hari Rabu siang kemarin (5/11/2014) melukai sebanyak 14 orang Israel, satu diantaranya dalam kondisi luka parah dan tiga orang mengalami kritis.

Pelakunya diketahui sebagai aktifis Palestina dari gerakan Hamas yang berdomisili di Al-Quds Timur. Ia sendiri syahid setelah aparat keamanan Israel menambaknya, tak lama setelah ia melakukan aksi heroik itu.

Sebagaimana yang dilansir oleh Channel 2, Israel, peristiwa ini bermula ketika pelaku mengendarai mobil dagang jenis Volkswagen berwarna putih, kemudian ia menabrakkan diri ke arah para pemukim Yahudi, diantaranya terdapat seorang polisi Israel yang belakangan diketahui anggota kesatuan penjaga perbatasan. Peristiwa ini terjadi di jalan Shimon Hatsudaik yang berdekatan dengan distrik Syaikh Jarrah, Al-Quds.

Sumber ini kemudian menambahkan, peristiwa itu juga menyebabkan beberapa kendaraan di lokasi akhirnya saling tabrak satu sama lain. Pelaku sendiri setelah melakukan aksinya, kemudian keluar dari kendaraan sembari membawa batang besi dan menyerang ke sejumlah pemukim Yahudi yang melintasi lokasi. Tak lama setelah itu ia dilumpuhkan oleh aparat keamanan dengan beberapa tembakkan hingga akhirnya syahid di tempat.

Channel 2 Israel juga memberitakan, Menteri Pertahanan Dalam Negeri Israel, Yitzhak Aheronovic memberi keterangan, para korban adalah orang-orang yang bekerja di satuan kepolisian penjaga perbatasan. Ia kemudian meminta kepada PM.Israel untuk segera menghancurkan rumah si pelaku.

Terkait biodata pelaku, sumber militer Israel, Roni Daniel mengatakan, bahwa pelaku bernama Ibrahim Al-Akkari berasal dari kamp pengungsi Palestina, Shuafat di kota Al-Quds. Ia merupakan salah satu anggota dari gerakan Hamas. Ibrahim merupakan saudara kandung dari Musa Al-Akkari, mantan tawanan Palestina yang diasingkan Israel ke Turki. Musa diasingkan sebagai kompensasi pertukaran tawanan Israel-Hamas pada akhir 2012 lalu. Ia sendiri ditangkap karena dituduh terlibat dalam operasi penculikan seorang tentara Israel bernama Nasim Toledano pada tahun 90-an silam.

Al-Quds saat ini marak dengan aksi menabrakkan mobil ke arah pemukim Yahudi, ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap Israel yang terus meningkatkan eskalasi serangannya ke masjid Al-Aqsha, menistai masjid dan melecehkan para jamaahnya. (msy/sf/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Syarief
Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General

Organization