Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Masjid Menara

Masjid Menara

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
ilustrasi masjid (YAQ)
ilustrasi masjid (YAQ)

dakwatuna.com

Menara masjidnya tinggi bak pena

Jadi sejarah di langit-langit

Sepenggal kisah suci yang terlupa

 

Peziarah pun datang saling bergantian

Menyangka tuhan bersembunyi di balik tembok bebatuan

 

Makelar datang menawarkan diri

Sebagai wakil yang tak pernah butuh diwakili

Seperti pendeta dan para paderi

 

Kemana arah sujudmu wahai hamba?

Kemana arah telunjuk jarimu wahai pencari Tuhan?

 

Dalam lelah jauh perjalanan

Kalian meninggalkan-Nya…

About these ads

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lahir di Sukabumi, Menyukai membaca, menulis dan bercerita. Mengajar sebagai guru di Sekolah Penghafal Al-Quran di Lebak Bulus.

Lihat Juga

Kelu Lidah di Lelantai Haramain