Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Puisi untuk Palestina

Puisi untuk Palestina

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Palestina negeri yang diberkati Allah
Palestina negeri yang dirahmati Allah
Palestina negeri tempat lahirnya Nabi dan Rasul Allah
Palestina negeri tempat turunnya agama-agama Allah

Palestina tempat Isra’nya Rasulullah dari Makkah
Palestina tempat Mi’rajnya Rasulullah ke Sidratul Muntaha
Palestina tanah para syuhada
Palestina banyak mengukir sejarah indah

Hari ini dunia kembali berduka
Hari ini Palestina kembali merana
Hari ini Gaza kembali porak poranda
Diserang zionis yahudi laknatullah

Rumah, sekolah dan masjid rata dengan tanah
Ratusan muslim syahid di jalan Allah
Anak-anak Palestina ikut serta dalam barisan syuhada
Sebagian luka parah menjalani hidup tanpa ayah bunda

Wahai pemimpin Amerika mana suara lantangmu
Wahai pemimpin Eropa mana perhatianmu
Wahai pemimpin Arab mana ukhuwahmu
Wahai pemimpin Islam mana kekuatanmu

Engkau biarkan Palestina menderita
Engkau biarkan Gaza porak poranda
Engkau biarkan Israel semena-mena
Engkau hanya mampu berunding dan berunding
Engkau hanya mampu mengecam dan mengutuk Israel
Atau diam seribu bahasa dan selalu menutup mata
sementara bayang-bayang kematian ada di langit Palestina
Mencabut nyawa orang tak berdosa dengan moncong senjata

Wahai pemimpin Arab
Kenapa engkau takut dengan Amerika
Kenapa engkau kecut dengan Israel
Takutlah engkau pada Allah
Niscaya engkau akan mulia

Wahai tentara HAMAS
Perjuanganmu sudah tepat
Luruskan niat dan kuatkan tekad
Insya Allah kemenangan semakin dekat

Ingatlah saudaraku
Allah memenangkan muslim dalam perang Badar
Jumlah sedikit tapi menggentarkan
Allah memenangkan muslim dalam perang Khandak
Walau Madinah dikepung kafir namun kemenangan ada di tangan Islam

Wahai pemuda Islam
Bangkitlah menyongsong perjuangan
Wahai umat Islam bersatu padulah
Menghadapi musuh-musuh Islam
Tancapkan dalam dirimu
Hidup mulia atau mati syahid

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 9,16 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Drs. Dedi Irwan
Lahir di Batusangkar tanggal 28 September 1967. SD sampai SMA di Batusangkar dan menamatkan S1 pada Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Batusangkar. Tamat April 1993 dan kemudian mengajar di MTSN Batusangkar sebagai tenaga honorer. Tahun 1992-2005 aktif mengelola kegiatan Pendidikan dan Dakwah Islam di bawah naungan Yayasan Pendidikan Dakwah Islam Wihdatul Ummah. Tahun 1995 bersama aktivis dakwah lainnya, mendirikan TK Qurrata Ayun , tahun 2005 mendirikan SDIT dan PAUD. Semenjak tahun 1998 diangkat sebagai guru PNS dan mengajar di SMAN 2 Batusangkar sampai sekarang. Tahun 2012 mendirikan LSM Anak Nagari Cendekia yang bergerak di bidang dakwah sekolah dan pelajar diamanahkan sebagai ketua LSM. Di samping itu sebagai distributor buku Islami dengan nama usaha Baitul Ilmi. Sejak pertengahan Desember 2012 penulis berkecimpung dalam dunia penulisan dan dua buku sudah diterbitkan oleh Hakim Publishing Bandung dengan judul: "Daya Pikat Guru: Menjadi Guru yang Dicinta Sepanjang Masa dan Belajar itu Asyik lho! Agar Belajar Selezat Coklat. Kini tengah menyelesaikan buku ketiga Guru Sang Idola: Guru Idola dari Masa ke Masa. Di samping itu penulis juga menulis artikel yang telah dimuat oleh Koran lokal seperti Padang Ekspress, Koran Singgalang dan Haluan. Nama istri: Riswati guru SDIT Qurrata Ayun Batusangkar. Anak 1 putra dan 2 putri, yang pertama Muthiah Qurrata Aini (kelas 2 SMPIT Insan Cendekia Payakumbuh), kedua Ridwan Zuhdi Ramadhan (kelas V SDIT ) dan Aisyah Luthfiah Izzati (kelas IV SDIT). Alamat rumah Luak Sarunai Malana Batusangkar Sumbar.
  • Jampang Betawi

    Aammiinn, …

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General