Home / Berita / Internasional / Asia / Hamas Tolak Mediasi Pemerintah Kudeta Mesir

Hamas Tolak Mediasi Pemerintah Kudeta Mesir

PM Ismail Haniyah (alresalah.ps)
PM Ismail Haniyah (alresalah.ps)

dakwatuna.com – Gaza. Sebuah sumber di Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menyatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk tidak menerima mediasi yang dilakukan oleh pemerintah kudeta di Mesir dalam rangka mewujudkan gencatan senjata di Gaza. Seperti diberitakan Kalimaty, Ahad (13/7/2014) hari ini.

Selama yang melakukannya adalah Mesir, maka Hamas akan terus menolaknya. Sebaliknya, Hamas hanya bersedia menerima mediasi Qatar dan Turki.

Sementara itu, menteri luar negeri Inggris, William Hague, hari ini akan melakukan pembicaraan dengan beberapa menteri luar negeri Eropa. Pembicaraan itu guna memberikan dukungan yang kuat dan efektif agar Mesir bisa menjadi mediasi antara Mesir dan rakyat Palestina.

Sikap ini merupakan perubahan besar yang dilakukan oleh Hamas. Selama ini, Hamas selalu menerima perundingan yang diprakarsai oleh Mesir sejak tahun 2006 hingga tahun 2012, saat Mesir dipimpin oleh Presiden Muhammad Mursi. Sikap yang dinilai keras ini diambil Hamas karena mereka juga ingin perbatasan Rafah dibuka, diakhirinya blokade, difungsikannya pelabuhan laut dan udara Gaza. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 8,78 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Jubir Koalisi Arab, Ahmad 'Asiry (aljazeera.net)

Koalisi Arab Cabut Gencatan Senjata di Yaman