Home / Berita / Internasional / Asia / Sunni Siap Berdialog Jika Irak Terlepas dari Iran

Sunni Siap Berdialog Jika Irak Terlepas dari Iran

Ali Al-Hatim (elmokhalestv.com)
Ali Al-Hatim (elmokhalestv.com)

dakwatuna.com – Baghdad. Ketua Dewan Suku-suku Irak, Ali Al-Hatim, siap menerima usulan penyelesaian masalah dengan jalur damai dalam krisis Irak terakhir. Namun demikian, pihaknya menolak dibentuknya pemerintahan kemitraan selagi Irak masih di bawah bayang-bayang pengaruh Iran.

Seperti dilansir Memo Islam, Kamis (26/6/2014), AL-Hatim mengatakan, “Al-Maliki harus mundur, baik mau ataupun tidak mau. Penyelesaian krisis di Irak hanya bisa dilakukan melalui perombakan proses politik dan mengembalikan hak-hak.”

Menurutnya, Irak tidak mungkin tetap utuh dan tenang tanpa langkah di atas. Saat inilah Irak sedang membayar kesalahannya karena memakai konstitusi buatan imperialis Amerika.

Sementara itu, Rabu kemarin, perdana menteri Irak, Nuri Al-Maliki, menolak dibentuknya kabinet penyelamatan nasional di saat negerinya masih mengalami serangan kelompok bersenjata dan revolusi suku-suku di berbagai provinsi.

Al-Maliki menyatakan akan terus melanjutkan perjuangannya menjadi perdana menteri untuk masa jabatan ketiga. Karena ide pembentukan kabinet penyelamatan nasional membawa agenda-agenda tersembunyi yang membahayakan Irak. Kepastiannya ini sebagai bentuk tanggapan atas tuntutan dirinya mundur dari pencalonan diri. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

tangan-kaca-pembesar-kalkulator-invoice-angka

Tantangan Dewan Pengawas Syariah dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja