Home / Berita / Nasional / Ternyata Hanya 0,5 Persen Masyarakat Indonesia yang Bisa Baca Al-Quran

Ternyata Hanya 0,5 Persen Masyarakat Indonesia yang Bisa Baca Al-Quran

Membaca Al-Quran (ilustrasi).   (hasrulhassan.com)
Membaca Al-Quran (ilustrasi). (hasrulhassan.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Meski merupakan negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, namun hanya sekitar sekitar 0,5 persen umat Islam di Indonesia yang mampu membaca Al-quran dengan baik. Menurut pengajar sekaligus penemu metode belajar bahasa Arab Mustaqilli, Agus Shohib Khoironi, seharusnya masyarakat lebih menyadari pentingnya bahasa Arab.

Ditemui dalam acara Silaturahim Komunitas Pecinta Bahasa Arab Mustaqilli, di gedung Lembaga Pengembangan Perbankan Islam (LPPI), Kemang, Jakarta Selatan, (15/6), Agus mengungkapkan mimpi besarnya.

“Melalui belajar bahasa Arab, khususnya metode mustaqilli, orang dapat memahami bahasa hadits dan Al-quran secara langsung,” ujarnya.

Jika setiap orang mampu membaca dan memahami Al-quran secara baik, maka dapat meningkatkan ketakwaan, serta mampu mengajarkan kepada banyak orang. Dengan begitu, akan lahir generasi penerus bangsa yang berilmu, berahlak, dan beretika.

Bagi Agus, mimpi itu bisa menjadi kenyataan melalui metode Mustaqilli. Metode ini didesain agar orang lebih mudah mempelajari bahasa Arab, tanpa pandang umur. Ia menambahkan, dengan metode ini, hanya perlu waktu dua tahun, agar seseorang mampu memahami Al-quran dan hadits.

Agus menjelaskan, berbeda dari metode lain, Mustaqilli tak sekedar mengutamakan kemampuan berbicara atau bercakap dalam bahasa Arab, melainkan dapat memahami isi Al-quran dan hadits. Baginya, terlalu sederhana, bila belajar bahasa Arab hanya agar mampu bercakap menggunakan bahasa tersebut.

Ke depannya, penulis buku metode Mustaqilli yang best seller di Amazon, Amerika pada 2007 ini, berharap bahasa Arab terus meluas, dan lebih diminati. Kini ia tengah berusaha agar komunitas belajar bahasa Arab, tersedia pula di Bogor, Bekasi, dan daerah lainnya. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Ibrahim Saleh

    lahh,,, tau dari mana???
    kapan surveinya??
    emang sluruh rakyat yang muslim udah di tes ngajinya gimana??
    ngacooo

  • Adie Suryo

    Tolong informasikan validitas dan kriteria surveinya sehingga tidak menjadi salah persepsi. Mungkin untuk kriteria bacaan tartil dan sesuai hak huruf memang jumlahnya tidak banyak tetapi kalau dikuantitasi harus valid.

Lihat Juga

Ilustrasi-Alquran (inet)

Khutbah Jum’at: Di Bawah Naungan Al-Quran