Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Pencitraan…

Pencitraan…

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (mhdfaisal.wordpress.com)
Ilustrasi. (mhdfaisal.wordpress.com)

dakwatuna.com

Pencitraan itu pembodohan yang sistematis

Kerja kecil tapi dibuat kesan bombastis

Kadang tanpa perencanaan dan bersifat sporadis

Senangnya ke mana-mana selalu membawa jurnalis

Setiap kegiatan inginnya ditulis dan dipublis

Agar muncul kesan yang fantastis

Meski kerja tak populis yang penting bernilai politis

Dan ujung-ujungnya, masyarakatlah yang menangis

Apa mungkin saya juga begitu? Ah miris…

 

Pencitraan itu pembodohan yang nyata

Sedikit kerja banyak omongnya

Pengennya setiap kegiatan ingin diliput media

Agar semua orang menjadi terpesona

Lupa akan bahaya syirik dan ria

Walau ujungnya adalah dosa dan neraka

Apa mungkin saya juga begitu? Ah gila…

 

Pencitraan itu pembodohan yang gak waras

Mendapatkan penghargaan tapi sebenarnya tak pantas

Karena semuanya hanya bernilai di atas kertas

Selalu Ingin berharap dan mengejar popularitas

Senangya diberi tepuk tangan dan berjalan di atas pentas

Kerja ringan tapi ingin dianggap kerja keras

Kadang bekerja hanya bermodalkan paras

Apa mungkin saya juga begitu? Ah pemalas…

 

Terakhir, pencitraan atau tidak pencitraan, segala amal itu tergantung niatnya

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Alumni fisika universitas andalas. saat ini bekerja di bidang metrologi dan aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan

Lihat Juga

Nabi Palsu di Mesir: Piramid Adalah Tempat Turunnya Wahyu Agama-agama Langit