Home / Berita / Internasional / Eropa / Banyak Warga Krimea Tolak Kewarganegaraan Rusia

Banyak Warga Krimea Tolak Kewarganegaraan Rusia

Muslim Semenanjung Krimea (islammemo.cc)
Muslim Semenanjung Krimea (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Simferopol. Jumlah warga Semenanjung Krimea yang menolak kewarganegaraan Rusia kian hari kian banyak. Salah seorang warga Krimea menyatakan kepada radio Liberty, saat datang ke kantor imigrasi, dia melihat warga dalam jumlah yang sangat banyak menolak untuk berpindah kewarganegaraan ke Rusia. Mereka sedang mengurus ijin tetap menjadi warga negara Ukraina.

Saat ini pemerintah menyediakan beberapa tempat untuk mengurus warga yang tetap ingin menjadi warga negara Ukraina. Warga yang mempunyai anak-anak juga bisa mencatat anak-anaknya, sehingga ketika berusia 18 tahun mereka bisa berpindah kewarganegaraan ke Ukraina.

Pemerintah Rusia memberi tenggat waktu yang sangat sempit bagi warga yang ingin tetap berkewarganegaraan Ukraina. Rusia menetapkan, tanggal 18 April depan secara otomatis seluruh warga Semenanjung Krimea akan berubah menjadi warga negara Rusia. Sehingga bagi yang tidak ingin berubah, harus mengurusnya sebelum tanggal tersebut. Tenggat waktu ini dirasa banyak kalangan tidak cukup. Dimungkinkan, warga yang bisa mengurus kewarganegaraan Ukraina hanya 3%. (mas/dakwatuna/alukah)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Warga sipil di Aleppo mengambil jatah bantuan kemanusiaan. (islammemo.cc)

Rusia Berlakukan Gencatan Senjata 3 Jam Perhari di Aleppo, Ban Ki Mon: Itu Tidak Cukup!

Figure
Organization