Home / Berita / Internasional / Eropa / Denmark Larang Penyembelihan Syar’i

Denmark Larang Penyembelihan Syar’i

Daging halal di Eropa (telegraph.co.uk)
Daging halal di Eropa (telegraph.co.uk)

dakwatuna.com – Kopenhagen. Departemen pertanian dan pangan Denmark mulai melaksanakan pelarangan penyembelihan hewan secara islami. Hal ini menyusul aturan yang sama di negara-negara Eropa yang lain, seperti Polandia, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Swiss.

Aturan seperti ini muncul dengan alasan bahwa cara penyembelihan dalam Islam tidak sesuai dengan moral. Menurut mereka, hak-hak keagamaan tidak boleh diutamakan di atas hak-hak hewan. Sesuai aturan tersebut, seekor hewan sembelihan harus disengat (setrum) listrik terlebih dulu sebelum sebelum disembelih.

Aturan ini tentu membuat komunitas Muslim kesulitan; mereka terpaksa tidak mengkonsumsi daging lokal, dan harus mengkonsumsi daging impor yang dijamin telah melalui proses islami dalam penyembelihannya. (msa/dakwatuna/alukah)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Taufieq Story

    somplak, bukannya penyetruman sebelum disembelih adalah penyiksaan… bgma sih pemikiran orang-orang barat itu..

  • Ahmad Sopian

    ya kalau memikirkan hak- hak hewan ya jangan dikomsumsi mereka punya hak jug auntuk

  • Ahmad Sopian

    ya kalau memikirkan hak- hak hewan ya jangan dikomsumsi mereka punya hak jug auntuk

  • nair

    Inilah bedanya manusia yang mempunyai syari’at dg tidak,tidak tahu cara memberlakukan hewan yang baik DAN BENAR sesuai dg perintah YANG MENCIPITAKAN hewan itu sendiri

  • Mang Dadan

    buat apa disembelih kalau hewan sudah mati disetrum… seharusnya disembelih sewaktu hewan itu sehat segar bugar biar darahnya mengalir deras keluar, karena dalam darah banyak zat2 yg berbahaya (spt urine). makanya dalam islam dilarang makan darah & menyembelih hewan yg sakit apalagi udah mati ketesrum (darahnya bisa terjebak didalam daging)

Lihat Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (aa.com.tr)

Temui Putin di Rusia, Erdogan: Kami Membuka Lembaran Baru