Home / Berita / Nasional / Terkait Video Hariri, MUI Minta Tabayun dan Klarifikasi

Terkait Video Hariri, MUI Minta Tabayun dan Klarifikasi

Ketua MUI Pusat, KH Amidhan
Ketua MUI Pusat, KH Amidhan

dakwatuna.com – Jakarta. Dalam Islam diajarkan untuk senantiasa melakukan tabayun dan klarifikasi terhadap berita yang diterima untuk memastikan kebenaran berita tersebut.

Demikian pula terhadap beredarnya video ustadz Hariri yang terlihat menginjak dan memarahi jamaahnya.

Oleh karena itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan meminta Ketua MUI Kabupaten Bandung diminta untuk memberikan klarifikasi termasuk menanyakan alasannya melakukan tindakan seperti yang terekam video salah seorang jamaah tersebut.

“Ketua MUI di daerah tersebut harus melakukan tabayun dan klarifikasi kepada yang bersangkutan. Apa alasannya melakukan hal itu?” tutur Amidhan ketika dihubungi, Rabu (12/2) malam.

“Cara-cara yang seperti itu adalah cara-cara kekerasan sangat menyalahi aturan dan metode dakwah yang islam ajarkan,” tutur Amidhan.

Menurut Amidhan, ada dua metode dakwah yang dilarang bagi muballigh ketika berceramah. “Ada dua cara yang menyimpang. Dagelan yang berlebihan karena itu menunjukkan tidak serius. Kedua dengan cara kekerasan yang seperti itu,” tuturnya.

Sudah seharusnya segera dilakukan tabayun guna memastikan kebenaran dan alasan tindakan tersebut dilakukan, agar permasalahan tersebut tidak berkembang menjadi fitnah. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (16 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • koko tenan

    kalau semua umat islam berpatokan dan berpegang dengan Alquran hal itu tidak akan terjadi, tp sampai saat ini masih menjadikan alquran sebagai bacaan di suarakan merdu dan di jadikan hafalan saja, belum smua umat islam dibumi ini sesuai alquran

  • rakyat kecil

    Copot surbannya…tidak pantas dipanggil ustadz…..(penampilan ustadz,sikap dan kelakuan seperti pereman)

  • captainc

    ini baru bener, masak karena video yang orang non-sunda gak tahu isinya semua sudah memvonis, dasar rakyat jelata bodo

Lihat Juga

Ilustrasi. (change.org)

SNH: Lamban Tangani Kasus Penistaan, Polisi Diujung Tanduk