Home / Berita / Internasional / Afrika / Front Salafi: An-Nur Partai Gagal

Front Salafi: An-Nur Partai Gagal

Front Salafi (klmty)
Front Salafi (klmty)

dakwatuna.com – Kairo. Dr. Hisyam Kamal, salah seorang pimpinan Front Salafi dan Koalisi Nasional Anti-Kudeta, menyatakan bahwa Partai An-Nur saat ini diam dan tak bisa berbuat apa-apa ketika pasal 219 dihapus dari konstitusi yang baru. Penghapusan terjadi setelah pihak gereja terus melakukan tekanan terhadap komisi 50.

Kamal juga menyebutkan bahwa Partai An-Nur sudah tidak memiliki nilai apa-apa lagi. Partai ini hanya diperalat oleh militer kudeta untuk agenda mereka. Militer ingin ada orang yang berjanggut di jajaran orang-orang yang duduk di belakang As-Sisi saat pembacaan pidato kudetanya 3 Juli yang lalu.

Saat itu, As-Sisi ingin mengesankan bahwa dukungan terhadap kudeta berasal dari seluruh elemen Mesir. As-Sisi juga ingin mengesankan bahwa semua pihak memusuhi Ikhwanul Muslimin, termasuk di dalamnya Salafi. Saat itu, yang mewakili Salafi adalah Jalal Murrah, sekjen Partai An-Nur.

Kamal menambahkan, Partai An-Nur hanya dimanfaatkan untuk mempercantik wajah kudeta. An-Nur hanya dimanfaatkan, dan tidak mendapatkan apa-apa. Saat ini partai ini bisa dikatakan partai gagal, baik dalam tataran politik maupun agama. Mungkin yang tersisa untuk “jualan” adalah masalah syariah Islam, guna mempertahankan sebagian pengikutnya. (msa/dakwatuna/klmty).

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 8,64 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Sejuki

    Syari’at Islam yg mana lagi yg ingin dijual oleh An Nur???

    (*Geleng kepala sambil garuk-garuk, padahal gak gatel*)

    • Rudyno Nasrial

      Ada…..jangan demo pada penguasa (versi kudeta)…itu termasuk bughat….lah kemaren kemane aje pas mursi memimpin….sama satu lagi syariat yg dijual jangan keluar dari jama’ah…lah partai islam yg mendukung kudeta cuma annur berarti keluar dari jamaah dung…k***r dung…astaghfirullaahh…yasud bentar lagi partai itu juga dibubarin militer dg uu tidak boleh partai berbasiskan agama….

      • Sejuki

        Komen ane semata adalah merujuk pada alinea terakhir artikel di atas:

        “Kamal menambahkan, Partai An-Nur hanya dimanfaatkan untuk mempercantik wajah kudeta. An-Nur hanya dimanfaatkan, dan tidak mendapatkan apa-apa. Saat ini partai ini bisa dikatakan partai gagal, baik dalam tataran politik maupun agama. Mungkin yang tersisa untuk “jualan” adalah masalah syariah Islam, guna mempertahankan sebagian pengikutnya”.

  • Rudyno Nasrial

    Pasal 219 itu apa?? Yg memuat “Pasal 219: Prinsip-prinsip syaria Islam mencakup dalil-dalil universal, kaidah-kaidah Ushul dan Fiqih serta segala sumbernya yang muktabar dalam madzhab Ahlus Sunnah Waljamaah.” Kalo hilang bkn aja liberal berkuasa padahal tidak mengakar disana,syiah pun bisa masuk….yg mengakar islamis….buktinya partai islam penguasa mayoritas parlemen di sana dg 3 besar im,annur,dan dari ji. Demo terus menerus,ga henti2 jatuh korban menentang kudeta. Sayangnya ada sgolongan yg mau diperalat,termasuk yg memprotes itu bukan syariah islam itu cuma prinsip,mesir masi berhukum thaghut,bla bla bla. Klop sudah,sama liberal skuler digoyang,sama islamis pun digoyang. Sabar to mas,nabi muhammad aja butuh 22 tahun lebih membangun masyarakat islami. Mesir biarpun islam mengakar di sana tapi lama dihantui diktator militer sekuler liberal otoriter. Otoriter,keras,memang sudah jadi khas bangsa arab,makanya islam turun disitu untuk melembutkan karakter bangsa arab,untuk itu juga harus pelan2. Yg karakter lembut aja harus pelan2 apalagi yg keras. Tidak gampang mengubah militer mesir yg meski minoritas tapi menguasai seluruh sendi,termasuk bisnis dan ekonomi,apalagi kalo ekonomi uda dikuasai mereka,ambilnya juga pelan2. Ekonomi2,perut kalo laper gampang dibikin kufur. Indonesia pun sama,ekonomi dikuasai warga keturunan non muslim,ini yg harus direbut dg santun tentunya,islamnya antonio syafii pakar ekonomis syariah itu potensi buat indonesia,bgtu juga islamnya felix siauw,dia jg bersimpati dg kejadian mesir, meyakinkan bahwa islam itu di indonesia rahmatan lil alamin menaungi semua golongan minoritas etnis ataupun minoritas agama. Setuju aja dg partai berbasis islam termasuk pks,pkb,pan,ppp mau menarik dari agama lain slama bisa diajak kerjasama dan mau diatur sbg bukti juga islam itu solusi untuk semua dan bukan untuk memaksa org beragama islam. Smoga kejadian di mesir ini tidak terjadi (lagi) di indonesia….

    • Rudyno Nasrial

      Alhamdulillaaah….Ini (front salafi) baru salafi yg benar….yg menolak bughat/demo/kudeta pada penguasa sah….yg konsisten ga bikin partai…ah gara2 ini juga (sikap annur) jadi bahan celaan syiah yg sering sengit dg salafi…

Lihat Juga

(Foto) Malam Berdarah di Hari Kudeta Turki