Home / Berita / Internasional / Afrika / Suasana Mesir Mencekam, Alat Perang Disebar di Berbagai Lokasi

Suasana Mesir Mencekam, Alat Perang Disebar di Berbagai Lokasi

Tank-tank militer ditebarkan di berbagai jalan (egyptwindow)
Tank-tank militer ditebarkan di berbagai jalan (egyptwindow)

dakwatuna.com – Kairo. Penguasa kudeta terlihat sangat takut dengan ancaman para penentang kudeta yang akan berdemonstrasi mulai hari Jumat ini (1/11/2013) hingga hari Senin mendatang (4/11/2013) bertepatan dengan dimulainya proses pengadilan Presiden Mursi dan beberapa pimpinan Ikhwanul Muslimin.

Hari ini, terlihat jalan-jalan ditutup dengan tank dan peralatan militer lainnya. Kondisi di banyak lokasi sudah seperti barak militer. Misalnya saja di Bundaran Tahrir, militer dibantu polisi menutup semua akses dengan kawat berduri dan pagar besi. Kendaraan-kendaran militer terlihat banyak (sekitar 30 kendaraan) yang markir di berbagai jalan masuk ke bundaran.

Penjagaan yang sangat ketat ini dilakukan setelah Koalisi Pro-Demokrasi Anti-Kudeta mengumumkan akan menggelar demonstrasi besar-besaran selama sepekan penuh di berbagai tempat luas di Mesir. Demonstrasi itu akan mengusung tema “Pengadilan Kehendak Rakyat” untuk menentang pengadilan dhalim yang akan dilakukan terhadap Presiden Mursi Senin mendatang. (msa/dakwatuna/egyptwindow).

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 8,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Hamba Allah

    Saya rasa untuk saat ini, perlu militer bersikap tegas terhadap para perusak. Al Azhar adalah milik ummat dan wakaf kaum muslimin. Kok teganya mereka merusak dan mengancurkannya. Dengan bangga mereka bersorak2x, ketika berkas2x penting di mereka buang, , kursi dan lain sebagainya. Mereka Melempari kaca2x dengan batu. Bahkan ada yang ingin membakar Perpustakaan Azhar yang berada di samping masyikhokh. Ada juga yang berteriak2x “Masyikhot al kuffar”. mereka itu (berafiliasi kepada kelompok tertentu) mencoret-coret tembok2x, padahal uang yang di pakai untuk mengecet tembok2x itu adalah wakaf umat islam. Entah setan apa yang telah merasuk ke dalam diri mereka. Anehnya, jika di protes, mereka bilang:” sisi lebih parah dari kami”.. Jadi dia tahu itu salah, namun karena orang lain ada yang lebih besar kesalahannya menurutnya maka, ia merasa perbuatannya boleh2x saja.. .cara berfikir yang sungguh aneh.

    Semoga mereka sadar dan kembali kepada kebenaran

    • Sejuki

      Semakin terkuak siapa ente sebenarnya. Hmmm….. Manusia berhati Iblis rupanya. Kedok ente sudah tidak bisa ente tutupi lagi. Pantesan orang yg anti dan mengecam terhadap Al Sisi ente tuding sebagai orang yg cara berfikirnya Teroris, yg berarti sama dg teroris itu sendiri. Rupanya ini to faktanya. Terbukalah sudah tabir itu. Hmmm…….

      Barang yg dirusak dan dinding yg ditulis oleh para mahasiswa al Azhar rupanya amat lebih berharga di mata ente dibanding ribuan nyawa tak berdosa yg dibantai Militer pimpinan Al Sisi Laknatullah, Pengkhianat Rakyat Mesir, Teroris yg nyata sekaligus Perampok Kekuasaan yg sah hasil pilihan rakyatnya sendiri. Dan, sekaligus pula sudah masuk golongan orang-orang yg pantas utk mendapat laknat Allah.

      Rupanya tulisan-tulisan ente selama ini dg mengatas-namakan Allah, Rasul-Nya dan Para Ulama hanya sebagai kamuflase belaka utk menutupi kedok ente yg sebenarnya. Benar-benar laknatullah yg nyata. Ente sama dg Al Sisi, angkuh, sombong, dan luar biasa beraninya menantang laknat Allah. Luar biasa….!!!!!

      Karena memang ente telah terang-terangan menantang Allah dan Rasul-Nya, ane hanya sekedar meneruskan dg do’a, semoga laknat Allah benar-benar disegerakan terhadap ente. Amin……….

      • Hamba Allah

        Kejahatan orang lain tidak bisa menjadi alasan untuk melakukan kejahatan, meksipun kejahatan yang dilakukan itu lebih ringan dari kejahatan orang lain.

        Ketika si A membunuh keluarga anda. Pembunuhan yang dilakukan oleh si A tidak bisa menjadi alasan bagi anda untuk mencuri harta si C.

        Anda merasa di zalimi oleh Sisi, namun, itu tidaklah menjadi alasan bagi anda untuk menghancurkan wakaf kaum muslimin (AL Azhar). Itu bukan milik pribadi, tapi milik umat islam seluruh dunia. Haram hukumnya merusak harta apalagi harta wakaf umat islam.

        “Didalam diskusi atau debat, argumen harus di lawan dengan argumen. Bukan argumen dilawan dengan serangan, penghinaan, tuduhan-tuduhan palsu dan laknat kepada pihak lain”

        Menolak perusakan yang dilakukan demonstran IM terhadap Al Azhar merupakan penentangan terhadap Allah dan Rasulnya? sungguh mengerikan ya……… masya Allah…

        • AbangJoiz

          Kok nama nt hamba allah sih , aneh namanya mendukung kudeta , nama tidak menunjukkan ciri seorang muslim yg kafah , hanya bs mencaci maki saja , kl jantan ikuti sistem demokrasi yg sudah ada , kl ngak setuju tunggu pemilu berikutnya . Apa mesti angkat sxxxxxx utk menyelesaikan masalah ? (*)´¨) 
          ¸.•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨)
          (¸¸.•´(¸.•. waduh.. ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́

          • Hamba Allah

            Bang joiz… apa saya mencaci maki?? siapa yang saya caci maki? mana kata-kata saya yang masuk kategori caci-mencaci/caci-maki?

            Coba kamu baca comment si sejuki tuh.. apakah itu menurut anda mencaci maki atau bukan?

            Jika saya menolak perusakan yang di lakukan oleh mahasiswa2x itu, apakah secara otomatis saya mendukung SISI???

          • Preman Pasar

            bener jenengmu Hamba Allah
            Ora Pantes awakmu gawe jeneng kuwi….
            pantese awakmu Hamba Dakjal

          • Hamba Allah

            kamu juga jawab tuh, dua pertanyaan:
            1. Perusakan gedung dan isi gedung azhar yang merupakan wakaf kaum muslimin, kemarin itu, secara syariat halal (boleh) atau haram???
            2. Dosa kecil atau atau dosa besar??

            kalau ngak tahu, diam saja. Preman pasar kok bicara agama, lebih baik kamu bicara tentang pungutan liar preman pasar itu hukumnya apa? kalau ngak tahu, diam saja.. lebih selamat

          • Helmi Hirawan

            Berarti mahasiswa yang menduduki atap gedung DPR (notabene dibuat dari uang rakyat) waktu zaman reformasi dulu para penjahat semua karena membuat lecet cat atap gedung DPR. Merusak cat atap DPR berarti merusak properti rakyat, berarti musuh rakyat dan karena itu harus diberi tindakan tegas oleh militer. Karena TNI dan polisi tidak menembaki mereka berarti TNI/polisi adalah bagian dari mereka dan musuh rakyat juga…. Hmmmm Cara berfikir yang sungguh aneh..

          • Hamba Allah

            silahkan anda fikirkan sendiri…..

            Jadi anda menganggap bahwa perusakan yang di lakukan mahasiswa/i IM terhadap azhar itu adalah perbuatan legal, dan tidak melanggar hukum, khususnya hukum islam?

          • wang_ilo

            “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.” (TQS. Al-Maidah : 32).

            “sesungguhnya, hilangnya dunia di sisi Allah, jauh lebih sederhana dari terbunuhnya seorang muslim.” (HR. Imam Tirmidzi)

            Jangan kan sekelas Al-Azhar, Dunia saja tidak ada gunanya dibanding dengan hilangnya satu nyawa saja.

            Yang telah terjadi adalah pembunuhan lebih dari 7000 orang.

            “Jangan bahas asap jika tidak melihat penyebabya api”

            Membunuh orang dasar hukumnya haram tapi dalam rangka Qishas boleh, karena ada penyebab dia telah membunuh orang…,

            memotong tangan orang pada dasar nya haram, tapi karena ada hukum syariat maka membalas potong tangan jadi boleh…

            seharusnya balasan pada orang-orang yang telah ikut serta dalam membunuh demonstran adalah hukum qishas.

          • Hamba Allah

            anda membicarakan sebuah permasalahan yang tidak sedang dibahas. Anehnya yang sedang di bahas malah tidak anda bahas.

            JIka si A membunuh keluarga anda, kemudian anda mencuri harta si A. Maka si A di hukum qishos (jika anda tidak memaafkannya) dan Tangan anda di potong karena mencuri.
            Jadi pembunuhan terhadap keluarga anda itu, tidak bisa dijadikan alasan untuk melegalkan pencurian yang anda lakukan.

            Dengan kata lain, pelanggaran dan kejahatan orang lain tidaklah bisa di jadikan alasan untuk melakukan sebuah kejahatan. Dengan kata lain: semua penjahat dan perusak harus di hukum. Betul ngak?

            (saya tidak menuduh anda sebagai pencuri, tapi ini hanya contoh agar mudah di fahami).
            —–
            Masalah lain. Apakah yang merusak di azhar itu ahli waris orang yang meninggal di rob’ah dan nahdoh?

            Ulama kita mengatakan:
            Jika si A dan si B dua bersahabat. Kemudian si C membunuh si A. Si B kemudian marah karena temannya di bunuh, maka ia mencari si C dan membunuhnya.
            Ketika sampai ke pengadilan, apa keputusan hakim?
            1. Harta si C diserahkan kepada ahli waris si A, sebagai diyat sesuai ukuran diyat yang dijelaskan didalam hadis.
            2. Si B di hukum mati (qishos) karena telah membunuh si C (jika tidak di maafkan oleh ahli waris c). karena islam hanya memberikan hak kepada ahli waris untuk melakukan qishos, dan si B bukan Ahli Waris si A.

            Dengan kata lain:
            1. kasus rob’ah dan nahdoh, harus di selesaikan seadil2xnya dan semua yang melanggar di hukum
            2. perusak azhar juga harus di hukum..

            tidak ada yang kebal hukum.

        • cilukbaa

          bego

          • Hamba Allah

            betul..mereka memang benar2x bego..

          • netral tapi benar

            iya beggooooooo bener… ( assisi dan pengikutnya ) hahaha

        • Sejuki

          Konteksnya bukan apa yg ente uraikan itu bung…!!! Tetapi adalah pandangan ente akan betapa lebih berharganya membela Militer yg bar-bar, pembunuh, perampok, penguasa illegal (tidak sah), teroris yg sebenarnya, ketimbang Mahasiswa yg memamg secara umum begitulah karakternya jika melihat ketidak-adilan, kebrutalan, kekejaman, kebengisan, dll yg sejenis terjadi secara telanjang di depan mata, dan mereka sudah tidak berdaya utk membela dan sudah tidak tau lagi bagaimana caranya agar ketidak-adilan dan barbarisme militer di Mesir bener-bener bisa diberangus utk menciptakan Mesir yg damai dan kondusif.

          Ente juga memandang bhw nilai barang yg dirusak dan dinding yg dicoret-coret oleh para Mahasiswa Al Azhar jauh lebih berharga dari ribuan rakyat Mesir yg dibantai secara brutal dan bar-bar oleh Milter bahkan ente dalam kesempatan yg lain pernah bilang bhw orang yg melaknat Al Sisi (padahal kata-katanya masih belum bisa dikatakan melaknat) adalah orang yg cara berfikirnya teroris yg berarti sama dg teroris itu sendiri.

          Gak perlu ente bawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nya dg nulis kalimat Masya Allah segala jika hati ente itu busuk, dan jika apa yg ente lakukan ini jauh dari tuntunan Allah dan Rasul bahkan secara sadar atau (tanpa sadar?) ente telah memposisikan diri sebagai musuh Allah dan Rasul-Nya yg nyata. Atau boleh jadi ente itu orang yg bukan Islam tapi ngaku-ngaku Islam dg tujuan utk menghancurkan Islam dari dalam? Hmmm…… Jika betul, lebih kualat lagi.

          Trik-trik seperti ini udah basi bung….!!!!! Kami kaum muslimin Insya Allah udah banyak memahami ttg hal-hal yg kayak gini.

          Ya, Allah. Engkau Maha Tahu atas segala hal. Jika memang orang ini masuk kategori golongan orang-orang yg Engkau laknati (kecuali jika memang dia mau bersegera bertobat di sini juga), segerakanlah timpakan laknat-Mu itu ya Allah. Amin….

          • Hamba Allah

            “Barang yg dirusak dan dinding yg ditulis oleh para mahasiswa al Azhar rupanya amat lebih berharga di mata ente dibanding ribuan nyawa tak berdosa yg dibantai Militer”

            saya kira, saya tidak pernah mengatakan demikian. menisbatkan perkataan kepada seseorang yang belum pernah ia katakan adalah sebuah kebohongan. Berbohong dosanya lebih besar dari Ghibah.

            Apakah jika IM di zolimi militer, maka secara otomatis ia boleh merusak azhar?

            Menurut Lembaga Aministrasi Al Azhar, kerugian al azhar karena perusakan itu sampai 10jt pounds, yaitu sekitar 15.5 Milyar Rupiah, dengan kurs = 1 Pounds = Rp 1550.

            Saya rasa, disini juga bisa di tegakkan firman Allah surat Al Maidah ayat 33.

            yang barbar?? siapa sih barbar itu? bangsa mana tuh?

          • Sejuki

            Lupakah ente apa yg telah ente tulis sendiri di awal? Coba perhatikan. Ente menulis “Saya rasa untuk saat ini, perlu militer bersikap tegas terhadap para perusak”.

            Militer bersikap tegas terhadap perusak? Militer yg mana? Militer yg telah membantai ribuan rakyatnya sendiri? Militer yg telah merampok kekuasaan yg sah hasil pilihan rakyatnya sendiri? Militer yg telah berubah jadi jagal manusia rakyatnya sendiri? Itukah? Lebih rusak mana kalo hanya sekedar dinding yg dicoret dan beberapa property yg dirusak dibanding dg Militer yg telah menjagal rakyatnya sendiri dg ribuan nyawa tak berdosa dibantai? Militer atau Mahasiswa yg tingkat merusaknya lebih tinggi? Wahai otak sombong yg sudah memposisikan diri menjadi musuh Allah dan Rasul-Nya yg nyata?

            Menurut lembaga Administrasi Al Azhar, kerugian (sesuai dg tulisan ente sendiri) mencapai Rp. 15,5 Milyar. Hanya segitu? Pembantai ribuan nyawa kok tidak ente kecam, berapa kerugian yg telah Militer timbulkan selama ini dg menggunakan uang rakyatnya sendiri utk membantai ribuan nyawa yg juga rakyatnya sendiri? Mau gak satu nyawa diharga RP 15,5 Milyar apalagi ribuan nyawa? Malah dg komen ente tsb seakan menyuruh mahasiswa Al Azhar dibantai pula oleh Militer? Kenapa tidak ente merenungi sebab musabab Mahasiswa yg didominasi jiwa menggebu dg idealisme tinggi menjadi beringas spt itu? Tidak bisakah ente merenungi penyebabnya? Kenapa tidak ente renungi betapa banyak Ulama Al Azhar yg mestinya jadi panutan ternyata sudah menjadi munafik karena telah mendukung kejahatan kudeta Militer, menjadi anteks militer penjagal manusia? Tidak sadarkah ente bhw dalam pandangan mahasiswa para Ulama al Azhar itu sudah tidak menjadi panutan yg pantas dipanuti lagi gara-gara mendukung Militer sebagai jagal manusia?

            Sepadankah nilai Rp 15,5 M utkk ente ributkan dibanding ribuan nyawa dibantai oleh Militer dg brutal? Mana hati nurani ente sebagai manusia yg suka membawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nya dg menyuruh Militer agar bertindak tegas kepada mahasiswa sebagai “para perusak” sementara militer sendiri adalah para jagal manusia yg mestinya titel “Perusak” tsb paling pas utk disematkan?

            Ngapain ente bawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nya, sementara hati nurani ente begitu busuk yg kurang lebih sama busuknya dg Militer dan para ulama al Azhar pendukung kudeta jagal manusia tsb?

            Hmmmm…….. Sudah tak tau diri, ngeres lagi. Dasar manusia yg memang pantas utk mendapat laknat Allah, sepantas Al Sisi laknatullah itu sendiri.

          • Hamba Allah

            hahhahahahaaa.. kelihatannya ada orang stress di sini, dari gaya bicaranya…. kerjanya cuma melaknat dan menghina….sungguh mengenaskan..

            Apa karena militer menjatuhkan pemerintah yang sah (sesuai demokrasi), membunuh demostran yang menutup jalan utama rob’ah selama sebulan lebih). Apakah karena ada syekh2x azhar dari syekh azhar, anggota2x majma’ al buhuts, dan dewan ulama senior, dan ulama2x lainya selain yang berafiliasi kepada IM, menolak IM..

            Apakah karena itu semua, maka HALAL bagi IM untuk menghacurkan bangunan universitas Al Azhar? apakah karena itu semua maka mereka boleh membuang2x secara sia-sia 15.5 milyar uang ummat??

            ibarat pencuri ayam, ketika di bilang: kenapa kamu mencuri ayam, dia menjawab:” saya kan cuma mencuri ayam, si fulan mencuri kerbo”.

            Apa karena si fulan mencuri kerbo, maka mencuri ayam jadi halal?
            (saya kok jadi kayak mengajari tk, untuk berfikir dengan cara yang benar).
            Meskipun si fulan mencuri kerbo, tetap saja mencuri ayam haram…
            betul ngak?????

          • Sejuki

            Memang sumber masalah utamanya adalah kudeta Militer yg berdarah-darah, perampokan kekuasaan yg sah hasil pilihan rakyat Mesir sendiri yg dikomandani teroris Al Sisi yg ternyata malah didukung oleh sebagian ulama munafik al Azhar yg parahnya lagi justeru dimotori oleh Syeikhnya sendiri. Ini sudah bukan rahasia lagi. Seluruh dunia mengakuinya, kecuali yg setali tiga uang dg Al Sisi seperti AS dan Zionist.

            Reaksi para mahasiswa tsb hanyalah sebagian eksis dari semua itu. Meskipun itu juga salah namun tidaklah seberapa dibanding apa yg sudah dilakukan Militer selama ini sejak kudeta hingga kini.

            Kenapa pembantaian rakyat oleh Militer dg cara amat brutal yg telah merenggut ribuan nyawa yg justeru dg menggunakan uang rakyatnya sendiri, tidak ente persoalkan? Kenapa perampasan dan juga penghancuran aset-aset IM juga tidak ente persoalkan? Kenapa pengkhianatan sebagian ulama al Azhar terhadap bangsa dan negaranya sendiri tidak ente persoalkan? Kenapa kudeta militer yg telah berdarah-darah tsb tidak ente persoalkan? Kenapa hanya mahasiswa yg melakukan perusakan tsb yg ente persoalkan sementara militer si JAGAL MANUSIA TAK BERDOSA yg jelas-jelas amat pantas dicap sebagai RAJANYA PERUSAK malah ente abaikan bahkan ente bela? Begitu berhargakah di mata ente aset yg dirusak oleh Mahasiswa al Azhar dg nilai kerugian Rp 15,5 Milyar dibanding ribuan nyawa tak berdosa yg telah dijagal oleh pengkhianatan Militer yg dikomandoi teroris Al Sisi laknatullah?

            Ente taroh di mana hati nurani ente anugerah Allah tsb? Wahai manusia yg sudah dibutakan oleh hawa nafsu Iblis yg entah bagaimana bisa mempengaruhi ente? Masih pantaskah orang yg telah dibutakan mata hatinya oleh hawa nafsu Iblis dg tak tau dirinya ngomong bawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nya? Masih pantaskah manusia berhati busuk yg cara berfikir setali tiga uang dg Al Sisi laknatullah, dg begitu sok, sombong dan angkuhnya bicara ttg kebenaran? Bahkan bicara ttg kebusukan malah sambil ketawa-ketiwi?

            Hmmmm…… Benar-benar laknatullah yg nyata….!!!!

          • Hamba Allah

            Disini sedang berbicara tentang perusak di Azhar yang merugikan lebih kurang 15.5 milyar rupiah uang wakaf umat islam. Disini tidak membahas tentang rob’ah, nahdoh dah lainnya. Maka yang dibahasa adalah perusakan itu, sesuai syariat atau tidak sesuai syariat?

            itu saja masalahnya,, jangan mencampur satu masalah dengan masalah lain, sehingga satu masalah tidak pernah selesai.

            Sekarang kamu jawab pertanyaan ini:
            1. Perusakan gedung dan isi gedung azhar yang merupakan wakaf kaum muslimin, kemarin itu, secara syariat halal (boleh) atau haram???
            2. Dosa kecil atau atau dosa besar??

            Jangan ngomong sana sini… jawab tuh dengan jelas dan tegas.! kalau ngak tahu, silahkan diam saja.
            Jika ingin membahasa tentang rob.ah. penurunan mursi secara paksa, dll, silahkan kamu buat di tempat lain. biasakan bicara satu persatu.. tanpa mencampur 2x dengan masalah lain..

            “Ingat, kata-kata yang keluar dari lisan anda, itu mencerminkan hati anda”

          • Sejuki

            Yg bilang bhw perusakan yg dilakukan para mahasiswa al Azhar itu adalah BENAR emang siapa wahai manusia yg hati busuknya sudah gak bisa ditutupi lagi?

            Bukankah ane sudah bilang begini:

            “Reaksi para mahasiswa tsb hanyalah sebagian eksis dari semua itu. Meskipun itu juga salah namun tidaklah seberapa dibanding apa yg sudah dilakukan Militer selama ini sejak kudeta hingga kini”.

            Tulisan siapa itu?

          • Hamba Allah

            Jawaban anda tidak menjawab pertanyaan… tetapi berusaha untuk mengelak….
            Pertanyaannya adalah : perbuatan itu haram atau tidak? dosa besar atau dosa kecil?

            Pertanyaannya buka: salah atau tidak?

          • Sejuki

            Orang yg kebusukan hatinya sudah gak bisa disembunyikan lagi masih punya muka utk bicara halal – haram dan dosa besar – dosa kecil? Apa gak salah dengar ane?

            Hallo???? (* Sambil garuk kepala padahal gak gatel saking herannya…*)

          • Hamba Allah

            katakanlah dengan tegas, yang haram itu haram, dan yang halal itu halal. katakan dosa besar itu sebagai dosa besar, atau dosa kecil itu sebagai dosa kecil meskipun pahit didalam hati. tidak usah mengelak, jika memang hatimu tidak busuk…

            tapi kalau hatimu busuk, maka kamu akan mengelak dan kabur kemasalah lain, atau menjawabnya dengan tuduhan, umpatan, caci maki, dan laknat…

            saya tidak akan membalas tuduhan, umpatan, caci maki, dan laknat anda dengan hal yang sama.. seorang muslim tidak boleh mengikuti perbuatan orang yang ngak benar..

            jawb saja bro..jangan kabur ke sana-kemari…

          • Sejuki

            Siapa yg mengelak wahai manusia berhati busuk? Masih pantaskah orang yg pro kudeta, pro pengkhianat, pro jagal manusia masih bicara ttg halal – haram?

            Orang yg berhati busuk itu kan biasanya gak ada istilah haram dalam tiap tindakannya (meski orang lain mengatakan ya), selalu halal apapun itu termasuk membantai manusia-manusia yg tak sependapat dg mereka. Merampok halal, berkhianat juga halal.

            Ente itu mestinya setuju dg apa yg telah dilakukan oleh para mahasiswa al Azhar itu, sebab dg apa yg dilakukan militer itu saja (mengkhianati rakyat dan negaranya sendiri, merampok asset yg bukan haknya, membantai manusia secara brutal) gak ada masalah bagi ente, apalagi kalo cuman merusak property? Kecil itu bagi ente. Jika seandainyapun para mahasiswa tsb membunuhi ulama-ulama Al Azhar pendukung kudeta tsb mestinya itupun juga gak menjadi masalah bagi ente, karena orang-orang berhati busuk itu kan selalu halal melihat sesuatu perbuatan apapun, apalagi kalo cuman merusak property.

            Kamus haram kan gak ada di hati orang-orang berhati busuk, semua halal. Ngapain lagi ente tanyakan yg haramnya? Hallo???

          • Hamba Allah

            Ingat pertanyaannya adalah:
            1. perbuatan itu haram atau tidak?

            2. dosa besar atau dosa kecil?
            3. Ok, kita katakan bahwa Sisi melakukan semua tuduhan kamu di atas, tapi apakah karena ia melakukan kejahatan itu, maka kamu jadi boleh melakukan kejahatan? kesimpulan hukum dari mana tuh?

            Jawab saja pertanyaannya, tidak usah NYAMPAH di sini..
            jangan selalu mengelak dan ingin membela perbuatan dosa yang dilakukan oleh orang sealiran dengan anda. Agama itu bukan perkataan anda, tapi perkataan Al Qur’an dan Sunnah.

            hati anda semakin terkuat melalui kata-kata anda

          • Sejuki

            Itu bukan masalahnya. Masalahnya adalah di mata ente semua halal, gak ada yg haram. Di mata ente semua orang itu salah, hanya ente yg benar. Semua apa yg ente tulis adalah benar. Kenapa ente malah mengecam apa yg dilakukan oleh Mahasiswa Al Azhar sementara apa yg telah dilakukan Al Sisi Laknatullah tidak ente persoalkan bahkan malah justeru ente bela? Buat apalagi ente tanyakan yg haram sementara kamus haram tidak ada dalam fikiran ente?

            Apa yg ente tanyakan itu tidak layak dipertanyakan oleh orang yg kebusukan hatinya sudah tidak bisa ditutupi lagi. Buat apa ane menjawab sesuatu yg tidak layak utk dijawab?

            Masalah utamanya adalah:

            Kenapa pembantaian rakyat oleh Militer dg cara amat brutal yg telah merenggut ribuan nyawa yg justeru dg menggunakan uang rakyatnya sendiri, tidak ente persoalkan? Kenapa perampasan dan juga penghancuran aset-aset milik IM juga tidak ente persoalkan? Kenapa pengkhianatan sebagian ulama al Azhar terhadap bangsa dan negaranya sendiri tidak ente persoalkan? Kenapa kudeta militer yg jelas-jelas perbuatan kriminal apalagi dilakukan dg cara berdarah-darah, tidak ente persoalkan? Kenapa hanya mahasiswa yg melakukan perusakan tsb yg ente persoalkan sementara militer si JAGAL MANUSIA TAK BERDOSA yg jelas-jelas amat pantas dicap sebagai RAJANYA PERUSAK malah ente abaikan bahkan ente bela? Begitu berharganyakah di mata ente aset yg dirusak oleh Mahasiswa al Azhar dg nilai kerugian Rp 15,5 Milyar (menurut versi ente) dibanding ribuan nyawa tak berdosa yg telah dijagal oleh pengkhianatan Militer yg dikomandani teroris Al Sisi laknatullah tsb?

            Itu masalah utamanya. Kenapa masalah yg utama ini tidak ente bahas, wahai manusia yg berhati busuk yg selalu merasa gak pernah salah bak Malaikat dan kesalahan itu hanya ada dan boleh dilakukan oleh orang lain?

          • Hamba Allah

            1. “Masalahnya adalah di mata ente semua halal, gak ada yg haram”, Tuduhan yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Emang kamu tahu isi hati saya?
            2. “Di mata ente semua orang itu salah, hanya ente yg benar”. Yang membaca comment2x diatas akan tahu, bahwa kamulah yang berusaha memaksakan pendapat dengan memberikan ancaman laknat, pembohong, kemunafikan dan lain sebagainya.
            3. Pembubaran Nahdoh, Rob’ah dan lain sebagainya bukan tidak saya persoalkan, tapi disini tidak sedang membahas itu. Anda sedang mengkomentari komentar saya, maka yang jadi pokok persoalan adalah komentara saya itu. Jadi bicarakan pokok permaslahan, kalau sudah selesai, silahkan anda ngomong permasalahan lain. Permasalahan itu juga sudah banyak di bahasa di tempat lain, silahkan nimbrung disana.

            Topik pembahasan kita disini adalah:
            Ingat pertanyaannya adalah:
            1. Perbuatan itu haram atau tidak?
            2. Dosa besar atau dosa kecil?
            3. Ok, kita katakan bahwa Sisi melakukan semua tuduhan kamu di atas, tapi apakah karena ia melakukan kejahatan itu, maka kamu jadi boleh melakukan kejahatan? kesimpulan hukum dari mana tuh?

            Jawab saja pertanyaannya, tidak usah NYAMPAH di sini..

          • Sejuki

            Untuk mengetahui isi hati orang lain, gampang. Lihat apa yg dia katakan atau yg dia tulis. Jika tidak, maka munafik dia (yg dikatakan atau yg ditulis tidak sama dg yg di dalam hati).

            Orang yg berhati busuk, masih bicara ttg haram, sementara apapun di matanya adalah semua halal? Gimana mungkin?

          • Hamba Allah

            Topik kita adalah sebuah kasus tertentu. Mahasiswa IM merasa di zalimi oleh militer, terus mereka merusak Al Azhar hingga Al Azhar rugi kira2x 15.5 Milyar Rupiah, dan itu bukan uang peribadi, tapi wakaf umat islam. Karena Al Azhar sudah di wakafkan. Jika benar mereka itu di zalimi oleh Militer, jawablah pertanyaan dibawah ini:
            1. Perbuatan mahasiswa IM itu haram atau tidak haram?
            2. Perbuatan itu masuk dosa besar atau dosa kecil?
            3.Apakah karena Sisi melakukan kejahatan, maka mahasiswa/i IM jadi boleh melakukan kejahatan?

            Orang sedang bertanya tentang hukum, jika tidak tahu, diam saja, kalau tahu, jawab dengan benar.

            Diharap tidak ngawur, kabur, mengalihakan kemasalah lain, atau nyampah.

          • Sejuki

            Salah ente. Orang berhati busuk mana bisa membedakan mana topik sebenarnya, mana yg bukan.

            Topik yg sebenarnya adalah adanya sudut pandang orang berhati busuk bhw kerugian yg diakibatkan oleh ulah mahasiswa Al Azhar yg merusak property kampusnya yg katanya dari uang rakyat dan uang wakaf (bukan uang pribadi) JAUH LEBIH BERHARGA dibanding apa yg telah dilakukan Militer dan Begundalnya.

            Militer telah melakukan pengkhianatan (makar atau kudeta) terhadap negara dan bangsa atau rakyatnya sendiri, merusak dan merampok asset kepunyaan IM yg juga bukan milik pribadi tetapi uang dari wakaf ummat, membunuhi 5.000 lebih ummat Islam tak berdosa atau siapa saja yg tidak sepaham, ulah kudeta mengakibatkan ekonomi Mesir semakin hancur, rakyat semakin menderita, investor asing pada lari meninggalkan Mesir, pengangguran semakin meningkat, kasus kriminal semakin menjadi-jadi (termasuk ulah para Mahasiswa al Azhar tsb yg tidak mungkin terjadi jika tidak ada kudeta, jika tidak ada pengkhianatan sebagian ulama munafik Al Azhar, dan jika tidak ada pembantaian manusia oleh militer), rakyat Mesir terpecah belah nyaris terjadi perang saudara (untung IM tidak melakukan perlawanan secara fisik, jika melawan akan semakin parah lagi) dll dampak negatif yg tak bisa disebutkan satu persatu. Jika mau jujur lagi, kekejaman Militer yg dikomandani Al Sisi Laknatullah jauh lebih kejam dari Zionist lagi. Kerugian ekonomi sudah tidak bisa lagi diprediksi saking parahnya dampak negatif dari kudeta tsb.

            Boleh ane tau, kenapa ente memandang kerugian yg ditimbulkan dg nilai hanya sekitar Rp 15,5 Milyar akibat ulah mahasiswa Al Azhar tsb JAUH LEBIH BERHARGA dibanding kerugian yg ditimbulkan oleh ulah brutal Militer yg dipimpin Al Sisi Laknatullah yg nilai ekonominya sudah tidak bisa dipediksi lagi, belum lagi 5.000 nyawa lebih melayang dg amat mengenaskan? Bahkan ente dg tanpa rasa malu sedikitpun, dg tanpa hati nurani yg waras sedikitpun bahkan malah meminta agar militer sudah saatnya bertindak TEGAS terhadap mahasiswa al Azhar tsb? Meminta si JAGAL MANUSIA bertindak tegas, apalagi itu namanya kalo bukan bahasa BUNUH alias di dor?

            Hallooooo……. wahai manusia yg kebusukan hatinya sudah semakin akut???

          • Hamba Allah

            Anda mengomentari komentar saya, maka yang jadi patokan adalah komentara saya yang paling atas komentar pertama.
            Jadi pertanyannya adalah:

            1. Perbuatan mahasiswa IM itu haram atau tidak haram?
            2. Perbuatan itu masuk dosa besar atau dosa kecil?
            3.Apakah karena Sisi melakukan kejahatan, maka mahasiswa/i IM jadi boleh melakukan kejahatan?
            Dilarang ngawur, kabur dari masalah, mengalihakan kemasalah lain, atau nyampah.

            Sudah2x jelas2x perbuatan itu salah, tetap saja di dibela dengan 1001 cara, dengan mati-matian. Katanya patokannya Al Qur’an, kok dimasalah ini, al qur’annya ngak keluar? apakah anda beriman kepada sebagian kitab dan ingkar terhadap sebagian yang lain?

            Berat ya mengakui kebenaran ketika kebenaran itu bertentangan dengan perbuatan jamaah??

            hmm..aktivis islam? dai…?? kalau begini caranya, kelihatannya lebih pantas di katakan “دعاة إلي أبواب جهنم”.

          • Sejuki

            Siapa yg kabur dari masalah? Justeru entelah sejatinya yg berupaya kabur dari masalah karena topiknya adalah masalah sudut pandang terhadap apa yg terjadi bukan apa hukum dari suatu perbuatan (salah-benar, halal-haram, dll). Ente lebih memperdulikan nilai kerugian yg ditimbulkan dari apa yg telah dilakukan oleh mahasiswa Al Azhar yg hanya bernilai sekitar Rp 15,5 Milyar JAUH LEBIH BERHARGA dibanding kerugian yg ditimbulkan akibat kebrutalan Militer dg korban 5.000 jiwa lebih yg dibantai, belum lagi property hasil wakaf ummat milik Ikhwanul Muslimin yg telah dirampok dan juga dirusak. Nilai kerugian keseluruhan akibat ulah Militer si Jagal Manusia sungguh spektakuler, sulit diprediksi besarannya, bahkan nyaris tak terhingga. Bahkan kebusukan hati ente menjadi lebih sempurna lagi dg adanya harapan utk menyaksikan Militer Si Jagal Manusia juga bertindak tegas terhadap mahasiswa tsb. Busuk sekali, tapi ngakunya orang beriman yg tak pernah salah. Pokoknya ente itu sudah memposisikan diri sebagai orang yg gak pernah salah bak Malaikat. Semua halal di mata ente. Yg boleh salah itu hanya orang lain, diri sendiri gak boleh disalahkan.

            Salah – benar dan halal – haram terhadap apa yg telah dilakukan oleh mahasiswa Al Azhar itu bukan ukuran bagi ente. Yg ente ukur adalah nilai kerugiannya yg JAUH LEBIH BERHARGA dibanding dg kerugian dan kerusakan dari apa yg telah dilakukan oleh Militer pimpinan Al Sisi Laknatullah. Nyawa manusia (apalagi mencapai angka lebih dari 5.000 nyawa) yg telah dibantai oleh Militer amatlah rendah bahkan hampir gak ada nilainya di mata ente kecuali hanya Rp 15,5 Milyar itu saja.

            Luar biasa…….. busuknya!!!! Boleh ane tau apa alasan ente menilai kerugian yg ditimbulkan oleh ulah mahasiswa Al Azhar tsb jauh lebih berharga dari kerugian dan kerusakan dari apa yg telah dilakukan oleh Militer Mesir pimpinan Al Sisi?

          • Ganteng dan Keren

            Itu kan masalah antara IM dengan militer, silahkan dilawan militer, bukan malah merusak Al Azhar.

            Ok, sisi umpamanya melakukan seluruh kejahatan seperti yang kamu tuduhkan, apakah karena sisi melakukan itu maka IM berhak merusak al azhar? pertanyaan sangat jelas sekali.
            Jadi pertanyannya adalah:
            1. Perbuatan mahasiswa IM itu haram atau tidak haram?
            2. Perbuatan itu masuk dosa besar atau dosa kecil?
            3.Apakah karena Sisi melakukan kejahatan, maka mahasiswa/i IM jadi boleh melakukan kejahatan?
            Dilarang ngawur, kabur dari masalah, mengalihakan kemasalah lain, atau nyampah.
            Kenapa kamu tidak jawab: jika menurut kamu itu tidak haram, bilang aja tidak haram. dengan demikian nomor 2 tidak perlu kamu jawab.
            Jika kamu melihat itu haram, maka nomor 2 tetap dijawab, sedangkan no 3 tidak perlu dijawab. kan selesai. bukan ngawur kesana kemari, kayak cacing kepanasan. pertanyaan dan topiknya jelas kok. ngak perlu sok membuat topik yang lain. wong kamu mengkomentari komentar saya, itu artinya komentar saya itu sebagai patokan. Aneh full ente itu.kalau ente ngak setuju dengan topik itu, ngapain kamu mengkomentari komentar saya…buat saja komentar baru. faham ngak sih?

          • Sejuki

            Lho? Kok ngulang-ngulang lagi yg bukan topik Boss??? Topiknya kan masalah sudut pandang dari suatu peristiwa bukan status hukum dari peristiwa itu.

            Sampai detik ini ente tidak membantah sedikitpun bhw nilai kerugian sebesar l.k. Rp 15,5 mIlyar akibat prilaku mahasiswa Al Azhar yg merusak property JAUH LEBIH BERHARGA di mata ente dibanding 5.000 nyawa lebih yg telah dibantai oleh Militer (satu nyawapun nilainya melebihi seisi dunia ini, gimana lagi jika 5.000 nyawa lebih?). Berarti pandangan ente yg seperti itu betul kan?

            Nah, boleh ane tau apa alasan ente sampai berpandangan sebusuk itu?

          • Ganteng dan Keren

            1. Siapa yang mengatakan jauh lebih berharga? jangan menuduh yang bukan2x. Semua kejahatan harus di hukum seadil2xnya. Hanya saja saya tidak suka melaknat2x, mencaci maki, dll.. Tapi saya serahkan semuanya kepada Pengadilan, dan kepada Allah. Karena saya tahu bahwa melaknat2x orang tertentu itu pebuatan dosa, caci maki dll, juga tidak akan menenyelesaikan masalah. pembunuhan itu dosa besar. Tetapi harus di buktikan di pengadilan.

            2. Harta juga sangat berharga, bahkan seseorang boleh membunuh pencuri yang berusaha mencuri hartanya jika tidak bisa di halangi kecuali dengan pembunuhan.

            3. terus:
            1. Perbuatan mahasiswa IM itu haram atau tidak haram?
            2. Perbuatan itu masuk dosa besar atau dosa kecil?
            3.Apakah karena Sisi melakukan kejahatan, maka mahasiswa/i IM jadi boleh melakukan kejahatan?

          • Sejuki

            Ente tidak mengakui bhw kerugian materi yg ditimbulkan oleh ulah mahasiswa Al Azhar JAUH LEBIH BERHARGA menurut ente, dibanding dampak negatif dan kerugian materi serta kerugian-kerugian lainnya dari apa yg telah dilakukan oleh Militer? Lho?????

            Kalo gitu buat apa ente bilang: “Saya rasa untuk saat ini, perlu militer bersikap tegas terhadap para perusak”?

            Apa hak Militer yg jelas-jelas illegal dan si Jagal Manusia (pembantai 5.000 lebih rakyatnya sendiri), si perampok kekuasaan yg sah, merampas dan menghacurkan asset dan property milik IM hasil waqaf ummat yg nilainya jauh lebih besar dibanding hanya senilai Rp 15,5 M, pengkhianat negara dan bangsanya sendiri utk melakukan itu semua di mata ente kalo bukan bhw apa yg telah dilakukan Militer selama ini di mata ente adalah benar? Itu kan ente memihak Militer namanya. Kalo ada orang yg memandang semua apa yg telah dilakukan Militer Mesir selama ini adalah benar, bukankah orang tsb layak disebut sebagai orang yg BERHATI BUSUK namanya? Hallo???

            (*Geleng kepala semakin terheran-heran dg cara berfikir orang ini…..*)

          • Ganteng dan Keren

            Kamu da’i, ahli dakwah, atau apa sih? atau preman?
            Bego atau gimana sih? saya tidak faham.. Sekolah terakhir kamu apa? pernah sekolah di univ Islam dengan jurusan islam apa tidak? atau pernah sekolah ngak? kok cara berfikirnya amburadul.
            Heran saya…
            pertanyaan pertanyaan amat sangat jelas.
            Terserah kamu, kamu menganggap Sisi itu sebagai penghianat, pembunuh 5000 orang atau membunuh 150juta orang, perampok seluruh harta umat manusia di muka bumi, dan melakukan selurh kejahatan dan membinasakan sebuah bangsa… Sudah puas?
            Jika itu terjadi, apakah mahasiwa IM berhak untuk merusak Al Azhar?
            1. Perbuatan mahasiswa IM itu haram atau tidak haram?
            2. Perbuatan itu masuk dosa besar atau dosa kecil?
            3.Apakah karena Sisi melakukan kejahatan, maka mahasiswa/i IM jadi boleh melakukan kejahatan?

            Jawaban yang bisa kamu berikan:
            1. Haram, (dosa besar/kecil)
            2. Tidak haram, jadi tidak dosa.
            3. Tidak tahu, makanya saya tidak jawab.
            4. Saya tidak mau jawab, karena hal2x tertentu.

            gitu aja kok repot… ngak usah ngawur. dan kabur kemasalah lain..ini ada topik yang jelas. Tidak usah menghindar terus-menerus. Jika tidak tahu, bilang saja tidak tahu, imam malik saja di tanya 40 pertanyaan, dia hanya jawab empat pertanyaan, sisanya ia jawab :” saya tidak tahu”.

          • Sejuki

            Menganggap Al Sisi? Lho? Apa yg telah dilakukan oleh Al Sisi Laknatullah itu hanya sebuah anggapan? Fakta kok dibilang anggapan? Hallo???

            Semakin menampakkan kebusukan hati….!

            Mahasiswa Al Azhar itu memang SALAH, kapan ane menyatakan bhw apa yg dilakukan mereka itu adalah BENAR? Perkara haram, dosa besar atau dosa kecil, itu gak ngaruh bagi ente, karena di mata ente semuanya adalah halal, ANEH BIN AJAIB kalo hal itu ente pertanyakan. Dan, tetap saja dalam pandangan ente, kerugian yg ditimbulkan dari ulah mahasiswa Al Azhar itu JAUH LEBIH BERHARGA di mata ente dibanding dg kerugian dan mala petaka kemanusiaan akibat ulah brutal Militer pimpinan Al Sisi Laknatullah yg sudah menjadi setan-setan bin vampire berbentuk manusia. Apalagi kesan memihak yg ente perlihatkan kepada si Al Sisi Laknatullah amatlah jelas.

            Gila….. Bener-bener gila…. Salah dan jungkir balik dalam berlogika kok demen bin ngeres? Berhati busuk kok ngotot ngakunya beriman?

            Hmmmmm…… (*Semakin geleng kepala sambil garuk-garuk padahal gak gatel saking gak percaya sekaligus heran kok ada ya orang yg type aneh bin bahlul kayak gini?*)

          • Ganteng dan Keren

            Owh. Mereka salah, namun perbuatan mereka tidak haram, jadi tidak berdosa. owh gitu.. SAYA SUDAH FAHAM. terima kasih.

          • Sejuki

            Setiap yg salah di mata Syari’at pasti haram hukumnya, tergantung kadarnya. Yg bilang tidak haram itu siapa wahai manusia yg hati busuknya sudah tidak bisa disembunyikan lagi? Kerusakan property akibat ulah Mahasiswa Al Azhar bisa diperbaiki atau diganti atau direhab, kehilangan nyawa (apalagi 5.000 lebih nyawa tak berdosa) akibat ulah brutal Militer pimpinan Al Sisi Laknatullah bisa dikembalikan gak? Bisa diperbaiki gak? Bisa direhab gak? Hallo???

            Inti masalahnya bukan di situ, sebab ente itu sebenarnya tidak memperdulikan ttg status hukumnya tsb. Itu hanya upaya ente saja utk mengalihkan topik yg dibahas. Masalah utamanya adalah pandangan ente yg busuk, lebih memihak kepada apa yg dilakukan Militer ketimbang Mahasiswa Al Azhar. Itulah yg menjadi biang kerok sebenarnya. Yaitu memandang bhw kerugian sekitar Rp 15,5 Milyar JAUH LEBIH BERHARGA di mata ente dibanding dg kerugian dan tragedi kemanusiaan yg amat brutal akibat ulah Militer pimpinan Al Sisi Laknatullah. Apalagi sikap ente yg nyata-nyata amat terlihat jelas di sini bhw ente memihak kepada Militer, semakin menambah busuknya isi hati dan isi kepala ente. Anugerah Allah berupa hati dan otak telah ente sia-siakan ke arah yg busuk. Hmmm…………. Luar biasa sekali…..!!!!!

          • Ganteng dan Keren

            Gitu dong.. Bilang yang salah itu salah. berhari2x.. untuk mengatakan itu haram saja beraaat sekali…hohoho

            Jadi Orang IM merasa di zalimi oleh Militer, kemudian mereka menuntut keadilan dan menuntut kembalinya legitimasi, dengan terkadang melakukan perbuatan HARAM. alias kadang menghalkan yang haram.

            Alhamdulillah masalah diatas sudah selesai. meskipun satu pertanyaan tidak dijawab. Dosa besar atau kecil?.
            walhamdulilahirobbi al ‘alamin

          • Sejuki

            Eh, sekarang ganti nama ya? Hmmm…. mau menyembunyikan diri?

            Konteksnya bukan status hukumnya itu, tapi pandangan orang yg berhati busuk, bhw kerugian yg ditimbulkan oleh ulah Mahasiswa Al Azhar yg nilai fisiknya hanya sekitar Rp 15,5 JAUH LEBIH BERHARGA dibanding kerugian yg nyaris tak terhingga dan tragedi kemanusiaan (5.000 nyawa lebih melayang) yg ditimbulkan oleh ulah Militer.

            Boleh ane tau apa alasan ente berpandangan seperti itu?

          • Hamba Allah

            Jangan biasakan suuzon pada orang lain. Itu kemarin saya nyoba2x utak2x profilnya dan nyoba-nyoba…Islam mengjarkan husnuzon,bukan suuzon.

            itu kan konteksnya kamu, konteks saya itu status hukum. Kalau tidak setuju dengan konteks saya, kenapa mengomentari komentar saya. aneh pull. buat komenter sendiri..hohoho

            Anda membuat sebuah tuduhan kepada saya, setelah itu kamu bertanya kepada saya kenapa saya berpandangan seperti itu. Padahal pandangan itu adalah buatan kamu, ciptaan kamu, kebohongan kamu. Sungguh aneh…bin ajaib.
            Silahkan cek semua tulisan saya diatas, apakan di statemen saya ada perkataan yang anda tulis berhuruf besar itu? jika ada statement saya seperti itu, kita teruskan, jika tidak ada, lebih baik kamu JAGA MULUTMU.

          • Sejuki

            Pandangan itu buatan ane? Hohohohoho……

            Ente lupa ya nulis pada komen paling awal? Nih, ane copypaste:

            “Saya rasa untuk saat ini, perlu militer bersikap tegas terhadap para perusak”.

            Apa maksud tulisan itu kalo bukan karena memihak pada Militer? Ttg ini sudah ane uraikan secara panjang lebar pada posting-posting ane sebelumnya dan tidak sedikitpun ente bantah. Kemudian ente kemukakan pula ttg kerugian akibat ulah mahasiswa Al Azhar dg nilai sekitar Rp 15,5 Milyar, sementara kerugian dan tragedi kemanusian yg ditimbulkan oleh ulah Militer malah nyaris tak terhingga malah gak ente gubris sama sekali.

            Eh, ujung-ujungnya mau ente alihkan ke status hukumnya, dosa kecil, dosa besar, haram, dll. Sementara ttg memihaknya ente ke Militer mau ente hilangkan sama sekali. Hmmm……

            Memang begitulah kalo hati sudah busuk, berbagai cara akan dilakukan meski dg cara culas sekalipun.

Lihat Juga

Anggota parlemen Turki. (aa.tr)

Parlemen Turki Tetapkan Libur Resmi di Hari Kudeta Gagal Sebagai Simbol Persatuan Nasional

Organization