Home / Berita / Nasional / Johan Budi: Hasil Pemeriksaan Terhadap Sri Mulyani Bukan Konsumsi Publik

Johan Budi: Hasil Pemeriksaan Terhadap Sri Mulyani Bukan Konsumsi Publik

johan centurydakwatuna.com – Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai saksi untuk kasus korupsi aliran dana talangan atau bail out untuk Bank Century. Kali ini pemeriksaan dilakukan di Washington DC, Amerika Serikat.

Banyak pihak yang menunggu-nunggu hasil pemeriksaan tersebut, tak terkecuali Timwas Century DPR. Namun sangat disayangkan KPK tidak mengindahkan undangan yang dilayangkan Timwas kepada KPK. KPK mangkir dari undangan tersebut.

Namun KPK menolak membeberkan hasil-hasil dari pemeriksaan tersebut. Materi hasil pemeriksaan bekas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati oleh tim KPK di kantor KBRI di Washington DC, Amerika Serikat beberapa waktu lalu bukan untuk konsumsi publik.

Demikian dikatakan Juru bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan (Kamis, 23/5).

Saat ditanya, apakah hasil pemeriksaan itu akan dibeberkan KPK ke Timwas Century di DPR, Johan katakan tetap tidak bisa. KPK, hanya akan menjelaskan mengenai teknis pemeriksaan. Sementara, jika menyangkut materi pemeriksaan sekali lagi ditekankan Johan tidak bisa.

“Harus dilihat dulu apa yang diminta. Kalau maksudnya yang diminta hasil pemeriksaan berupa BAP misalnya, ya enggak bisa,” demikian Johan Budi.

Selain Sri Mulyani, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Wimbo Santoso, salah seorang petinggi Bank Indonesia (BI) di kantor cabang yang terletak di Washington DC, Amerika Serikat.

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto pernah mengatakan hasil pemeriksaan Sri Mulyani dapat membuat maju penyidikan century. Di sana, penyidik mendapatkan data yang berbobot. Tapi, apa data itu dia tidak menjelaskan lebih lanjut. (sl/rmol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Suara Takbir Bergemuruh di Paripurna DPR, Ada Apa?