14:06 - Rabu, 23 April 2014

Ustadz, Apa Kabar??

Rubrik: Artikel Lepas | Oleh: Risky Sulistiarini Idris - 23/04/13 | 09:30 | 13 Jumada al-Thanni 1434 H

Luthfi Hasan Ishaaq dan M Anis Matta saat pengambilan nomor urut partai untuk PKS di KPU. (okezone.tv)

Luthfi Hasan Ishaaq dan M Anis Matta saat pengambilan nomor urut partai untuk PKS di KPU. (okezone.tv)

dakwatuna.com - Ustadz, lebih baikkah di sana? Karena kami mendengar hafalanmu semakin bertambah, qiyamul lailmu semakin panjang dan buku yang terbaca pun semakin banyak. Ya ustadz, paling tidak semua itu menjawab betapa kau menikmati masa berkhalwat dengan Ilahi Rabbi.

Tapi ustadz, tahukah kau kalau kami merindukanmu… Kami sedang merindukan senyum renyah dan wajah lembutmu. Kami sedang merindukan seringai tawa ringanmu menanggapi kerasnya dunia politik. Dan kami sedang merindukan nasihatmu tentang apapun itu.

Ustadz, tahukah kau bahwa kita telah berhasil memenangkan 2 pemilukada sekaligus dalam waktu yang berdekatan?!? Bersamaan dengan pemilu daerah-daerah lainnya….Dan kami berharap Engkau ada di sini bersama kami menyaksikannya ustadz…

Ustadz, tahukah kau bawa saudaramu yang sekarang mengemban amanahmu begitu berhasil meng-cover fitnah akanmu, akan partai kita?!? Dan yakinlah di sana ustadz, kami dan semua akan baik-baik saja.

Dan tahukah kau ustadz, di saat bersamaan selalu tertangkap gurat sedih di wajahnya dan gemetar perih di bibirnya saat ia menyampaikan salam cintanya untukmu di berbagai kesempatan. Sehingga begitu terasa dusta saat mereka yang membenci mengatakan ia sangat menantikan masa-masa ini, masa-masa di mana ia dijadikan presiden untuk partai kita.

Ustadz, sungguh…masih begitu pedih hati ini saat mengingat betapa dahsyatnya fitnah yang menerjangmu. Hingga kami saat itu lebih memilih memohon untuk dibalaskan setimpal daripada semuanya ditangguhkan.

Namun ustadz….kamipun sadar, ini rencana Allah. Kata ustadz Jalal… Tidaklah seseorang dihukum karena apa yang ia lakukan saja… bisa saja terhilap menertawai kejadian serupa, bisa saja berniat melakukan hal yang serupa atau bisa saja Allah begitu mencintainya dan menginginkan kebaikan untuknya.

Ustadz, kini tagline Partai kita sudah berubah… Cinta, Kerja dan Harmoni. Indah ya ustadz?!?? Walau agak romantic melankolis, rasa-rasanya semua cinta, kerja dan harmoni itu terarahkan untuk dakwah dan pastinya untuk menantimu ustadz.

Ustadz, sungguh kami merindukanmu dan mencintaimu karena Allah. Sehat-sehat di sana ya Ustadz. Dan selesainya dari sana, mohon tetap ajarkan kami berbagai hal terutama tentang ikhlas dan sabar.

Tarakan, 15 April 2013

Dalam rindu kepada Ustadz Luthfi Hasan Ishaq setelah berdiskusi panjang bersama crew GBW

Ky (RS)

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Topik:

Keyword: , , , , , , ,


Beri Nilai Naskah Ini:

Nilai 1Nilai 2Nilai 3Nilai 4Nilai 5Nilai 6Nilai 7Nilai 8Nilai 9Nilai 10 (10 orang menilai, rata-rata: 9,20 dalam skala 10)
Loading ... Loading ...


Akses http://m.dakwatuna.com/ dimana saja melalui ponsel atau smartphone Anda.
Iklan negatif? Laporkan!
Iklan negatif? Laporkan!
65 queries in 1,107 seconds.