Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Menunggu Waktu

Menunggu Waktu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
(inet)
(inet)

dakwatuna.com

Aku bertemu lagi dengan pengganggu ini.
Hai sesuatu apapun itu, kau hanya pengganggu, aku tidak mau menikmatimu, kau belum waktuku
sabar, gelisah saja meminta sembunyi dariku,
Kuturunkan mataku, semoga begitu juga hatiku, sampai datang waktu bahagia
Ada yang mengangkatnya.
Karena alasan yang sama, bukan nafsu saja

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 5,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Ahmad Ridwan
Ahmad Ridwan, begitulah nama mahasiswa yang saat ini menempuh studi di Program studi pendidikan dokter gigi Fakultas Kedokteran Gigi UGM. Lahir di Bukitlayang, 25 mei 1994. Anak pertama dari dua bersaudara ini adalah memang baru-baru ini menyukai dunia tulis menulis. Saat ini mahasiswa semster 4 ini aktif di organisasi BEM KM FKG sebagai ketua dan Persatuan Senat mahasiswa Kedokteran gigi Indonesia (PSMKGI) sebagai Koordinator Institusi. Selain aktif di organisasi ia juga aktif berprestasi. Tahun 2013 ini ia berrhasil menjadi juara 2 research competition FKG moestopo dan juga meloloskan 2 proposal PKM yang didanai Dikti.

Lihat Juga

Apapun yang Terjadi, Nikmatilah