Home / Berita / Nasional / Pendukung Aher-Deddy Mizwar: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Pendukung Aher-Deddy Mizwar: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar

Pasangan Cagub-Cawagub Jabar no. 4 Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar. (inet)
Pasangan Cagub-Cawagub Jabar no. 4 Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar. (inet)

dakwatuna.com Para pendukung pasangan Ahmad Heryawan-Dedyy Mizwar mengumandangkan takbir bersama-sama, setelah hasil penghitungan cepat menunjukkan bahwa pasangan calon Gubernur-Wagub Jabar tersebut unggul dalam penghitungan cepat.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar,” ucap para pendukung, simpatisan dan tim sukses pasangan yang menggema di ruang Media Center pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, Minggu.

Menurut hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar berada di peringkat teratas perolehan suara.

Hasil ini pun disambut gembira oleh para pendukung dan simpatisan.

Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. Wakil Ketua DPRD Jabar Komarudin dan Ketua DPW PKS Jabar Tate Qomarudin pun langsung melakukan sujud syukur bersama.

Seperti dikutip dari hasil hitung cepat LSI setelah 99 persen suara masuk, berikut perolehan suara masing-masing kandidat berdasarkan nomor urut:

Dikdik Mulyana – Cecep Toyib  1,88 persen; Irianto Syafiuddin – Tatang F. Hakim  11,79 persen; Dede Yusuf – Lex Zaenal  25,3 persen; Ahmad Heryawan – Deddy Mizwar 33,13 persen; Rieke Diah Pitaloka – Teten Masduki  27,9 persen. (antara)

About these ads

Redaktur: Samin Barkah, Lc., ME

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Allohu akbar…………bersiap menuju kemengan mas GANTENG

  • 4 sehat (jabar) 5 sempurna (sumut)

Lihat Juga

Lakukan Perjalanan Umrah, Aher Promosikan Jabar kepada Imam Masjidil Haram