Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Afwan, Beginilah Kumencintaimu…

Afwan, Beginilah Kumencintaimu…

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Pastilah ada airmata di penghujung malam, menangis mencoba tepiskan duka dalam tahajjud panjang…
Pastilah ada syair yang ditulis setiap kali mendung di hati menawan diri, mencoba bicara untuk menghapus luka yang ada…

Karena pujian orang yang buta tentang fisikku mungkin tak kupercayai, karena bisa jadi belaian mesra seorang yang cacat tak terbukti tanpa sentuhan, atau aku telah mengira orang yang mungkin kuabaikan, ternyata selalu memikirkan diriku?

Mata ini mungkin telah buta untuk memandang keindahan wujudmu, memilih ghadhul bashor untuk menjaga hati dan keimanan diri…

Jari jemari ini mungkin telah lumpuh untuk bisa menyentuh, karena sentuhan yang tak halal hanyalah menjadi lukisan dosaku dan dosamu…

Mulut ini mungkin telah membisu untuk merayu, agar ekspresi cinta yang ada tak salah diungkapkan…
Pikir ini mungkin tak mampu ditebak, karena setiap kali sosokmu terlintas atau terbayang, justru istighfar menyeru hati dalam penyesalan..

‘Afwan, beginilah kumencintaimu…
karena cintaku memang cacat dan tak sempurna, kesempurnaan kasih sayang hanya milik-Nya.
Beginilah kumencintaimu, hanya mampu menyimpan gerumuh rinduku di hati, hanya kusampaikan pula padaNya.
‘Afwan telah membuatmu merasa ragu, karena janji pastiNya yang kutunggu bukan prasangka atau nafsuku.

Aku meyakini…
Cinta sejati adalah ia yang pernah menangis menahan rindu…
Cinta sejati adalah ia yang pernah berharap namun tetap menyerahkan keputusan terbaik pada Allah

KarenaNya, kelak pilihan kutambatkan…
Dengan cinta yang jujur mengekspresikan rindu karena Allah.

About these ads

Redaktur: Lurita Putri Permatasari

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 9,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Asyifa Wafa Azizah
Mahasiswi S1 Pendidikan Fisika Unila, aktivitas dakwah, Ketua Badan Khusus Muslimah KAMMI Daerah Lampung. Semangat Menulis!
  • Jalanku
    Album :
    Munsyid : Nanda
    http://liriknasyid.com

    Maafkanlah kawan bukan maksud hatiku
    kecewakanmu sentuh rasa sakitmu
    karena kusadari langkahku kini
    mencoba tuk kembali pada fitrah insani

    chorus :
    tak pernah kan ku ragu, hanya ingin kau tahu
    kini kutemukan jalan tinggalkan masa lalu
    cobalah kau mengerti, pahami langkah ini
    maknai hidup ini karena kita kan kembali

    reff :
    Dambaku kini hanya cinta hakiki
    keridhoanNya syahid cita tertinggi
    tak ada jalan aku harus kembali
    meniti jalan gapai cinta Ilahi

    lirik : dudi f
    lagu : dudi, taufik, faizal
    arr I : wendy carousel
    arr II : roni rahmat

    Bila jalan kebenaran telah terbuka maka dengan segala upaya berjalanlah di jalan itu meski berat dan banyak onak duri yakinlah Allah Maha Pengampun dari selalu bersama kita, berjuanglah untuk mencapai cinta dan ridhoNya.

Lihat Juga

Meretas Cinta Jalan Kepahlawanan