Home / Arsip Kata Kunci: duka

Arsip Kata Kunci: duka

Suka Duka di Balik “Aksi Damai 411”

Namun, di balik kebahagiaan tersimpan kekecewaan yang sangat mendalam. Telah menjadi saksi bersama bahwa demo yang berkisar jutaan orang tidak mendapat perhatian dari bapak Presiden. Presiden lebih sibuk mengontrol proyek dari pada mendengarkan jeritan hari rakyat. Ibarat menggosokkan garam di atas luka yang menganga, sikap apatis presiden sudah cukup menusukkan belati di hati para rakyat yang haus keadilan.

Baca selengkapnya »

Istri Tukul Arwana Meninggal Dunia

Innalillahi wainnailaihi rajiun. Kabar duka datang dari keluarga Tukul Arwana. Istri Tukul Arwana, Susiana atau Susi Similikiti dikabarkan meninggal dunia pada hari Selasa (23/8/2016) di RS Brawijaya, Jakarta Selatan. Kabar duka tersebut disampaikan Maman Suherman, seorang pemeran dalam acara Indonesia Lawak Klub (ILK), melalui akun Twitternya.

Baca selengkapnya »

Andai Duka Asap Terjadi Pada Masa Umar

Andai duka asap terjadi pada masa Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, mungkin ia juga akan melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan ketika menghadapi musibah paceklik rakyat hijaz. Coba kita bandingkan masa kepemimpinan Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu dengan Presiden kita saat ini ketika dihadapkan dengan musibah asap yang menimpa ribuan manusia, adakah mereka menangis, adakah mereka bersedih atau hanya sekadar tidak menyantap hidangan yang lezat di hadapannya karena tergambar akan kesulitan rakyatnya.

Baca selengkapnya »

Tumpukan Faedah di Balik Duka (untuk Ihsan Boarding School)

Menapaki kehidupan yang serba fana ini senantiasa dihadapkan dengan keadaan bahagia atau sengsara. Kedua keadaan itu berubah silih berganti sesuai dengan kehendak Allah. Lihatlah dengan hanya hitungan jam bahkan menit semua yang tak pernah kita bayangkan terjadi, musibah datang di saat mereka terlelap, saat mereka merebahkan tubuh mereka akibat penatnya aktivitas di siang hari. Sungguh rencana Allah lebih indah.

Baca selengkapnya »

Mengatasi Duka

Senyum Ratih selalu mengembang tatkala para sahabat sesekali datang menjenguk kadang merasa prihatin menyaksikan kehidupannya, ucapan “La tahzan inallaha ma’ana” pun sering didengungkan oleh ummahat satu ini dan menganggap bahwa kesulitan yang tampak kasat mata itu belum sebanding dengan kesulitan ummahat lainnya di belahan dunia manapun.

Baca selengkapnya »

Alunan Cinta Sang Ulama Rabbani

Mereka para pengantar jenazah berpandang-pandangan. Ayat-ayat cinta ini mengiringi perginya sang Ibnu Abbas. Cinta yang begitu besar untuk Ibnu Abbas telah terbentang nyata. Langit dan bumi merindukannya. Tanah berbahagia menerima jasadnya, dan Al-Quran pula yang akan menjaganya. “…Dan masuklah ke dalam surga-Ku” (QS al-Fajr 27-30). Ibnu Abbas, hidup matimu membawa Al-Quran dengan cinta. Rahimakallah yaa Turjuman al-Quran dan Ra-isal Mufassirin..

Baca selengkapnya »
Organization