Home / Berita / Nasional / Menkum HAM Harus Tolak Usulan Remisi Bandar Narkoba

Menkum HAM Harus Tolak Usulan Remisi Bandar Narkoba

Schapelle Corby, terpidana narkoba. (inet)
Schapelle Corby, terpidana narkoba. (inet)

dakwatuna.com Politisi PKS Indra meminta Menteri Hukum dan HAM tegas dan tidak ragu menolak usulan remisi bagi Corby dan bandar narkoba lainnya.

Anggota Komisi III DPR itu mendesak Menkum HAM Amir Syamsuddin agar tidak mempertimbangkan usulan remisi tersebut.

“Menkum HAM harus buktikan konsistensi dan kesungguhan pemerintah dalam memerangi peredaran narkoba, janganlah permisif dan jangan ada kompromi terhadap bandar narkoba,” kata Indra, Kamis (27/12/2012), sebagaimana dikutip dari Tribunnews.

Indra mengingatkan, narkotika merupakan kejahatan luar biasa yang daya rusaknya sungguh luar biasa. Para bandar tersebut, kata Indra, telah menyebabkan jutaan anak bangsa – generasi penerus bangsa dirusak dan dihancurkan masa depannya.

“Menurut saya, para bandar dan sindikat narkoba tidak layak mendapatkan grasi, remisi, atau fasilitas lainnya dari pemerintah,” katanya.

Jangan sampai, lanjut Indra, kebijakan Kemenkum HAM beberapa waktu lalu yang menggaungkan morotarium dan pengetatan remisi kepada terpidana korupsi, teroris, dan narkoba dianggap sebaga kebijakan biasa saja.

“Seperti hangat-hangat tahi ayam dan menambah catatan inkonsistensi pemerintah. PP Nomor 99/2012 yang sudah memperketat remisi untuk bandar narkoba jangan hanya menjadi tulisan yang tidak bermakna,” katanya.

Apabila, kata Indra, nanti Corby dan para bandar narkoba lainnya kembali mendapatkan remisi. Maka, Indra mengatakan dapat dikatakan bahwa memang pemerintah kita sudah “bocor” dan tidak bisa dipegang komitmennya.

Indra mengungkapkan bila hal itu terjadi maka slogan perang atas peradaran narkoba hanya akan menjadi slogan kosong yang tidak bermakna. Serta akan memperpanjang daftar inkonsistensi pemerintah.

“Sebelumnya SBY berkomitmen akan memerangi narkoba dan tidak akan kompromi kepada bandar narkoba. Tapi beberapa waktu lalu justru SBY memberi grasi pada beberapa bandar dan sendikat narkoba,” tukasnya. (Tribunnews)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Just_ice

    setuju.
    kalau bs tulisan ini bisa sampai ke pejabat & petinggi negara

  • Susahnya kalau pejabat korup, akan menghalalkan segala cara untuk menghasilkan uang, bahkan rela mengorbankan rakyatnya sendiri untuk kenikmatan sesaat.

Lihat Juga

(kiri ke kanan): Anies Baswedan, Prabowo Subianto, M Sohibul Iman, Sandiaga S. Uno. (detik)

Anies-Sandi Dinilai Memiliki Integritas yang Sangat Baik

Organization