Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Saudaraku

Saudaraku

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Saudaraku…
Aku merindukanmu
Saudaraku sudah lama kita tak berjumpa…
Terasa hampa hati ini…
Tiada senyuman yang hadir di hati ini…
Senyuman dari saudara yang biasanya saling menyemangati di jalan-NYA

Lupakah kau saudaraku???
Betapa sulitnya usahamu untuk meraihku masuk ke jalan ini?
Lupakah kau saudaraku???
Betapa beratnya usahamu agar membuatku benar-benar menjatuhkan pilihanku di jalan ini?
Lupakah kau saudaraku???
Perhatianmu padaku untuk mengingatkanku ketika diriku mulai geser ke tepi jalan indah ini?

Saudaraku…
tidakkah kau merasa sudah sangat besar tenaga yang telah kau kerahkan untuk melakukan itu semua?

Kau berusaha untuk mengikatku erat-erat dalam indah ini ketika diriku masih goyah,
Walaupun sekarang diriku kau nilai mampu berdiri sendiri,
diriku berikrar untuk memilih jalan ini, hatiku sudah di jalan ini…
Namun aku tetap memerlukan kehadiranmu…

Saudaraku…
Sekarang ku berada di tempat asing…
Ku melihat banyak orang2 seperti saudaraku…
Tapi mengapa mereka tidak mengenaliku?
Kucoba mendekat tapi juga tetap asing?

Kau saudaraku?
Apa hanya bayangan orang-orang yang seperti saudaraku?

Kupanggil saudaraku yang dulu, tapi tidak ada jawaban dari mereka…apakah suaraku kurang keras ketika memanggilmu?

Apakah jarak kita terlalu jauh?
Apakah banyak amanahmu sehingga panggilanku kau tangguhkan?
Apakah? Apakah? Apakah? Apakah…?

Allah…
Aku memerlukan saudaraku…
Tolong bantu aku untuk memanggilnya?
Tolong sampaikan aku sendirian di sini?

Allah….
Karena saudaraku masih belum bisa menemaniku, kumohon jangan KAU tinggalkan aku juga…

Allah…
Ku yakin ENGKAU akan mempertemukan kami…

Saudaraku…
Aku tidak akan mengecewakanmu… :)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (10 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Nuriyah
Guru Matematika. Mencoba untuk mencari ridha-Nya.

Lihat Juga

Guru SMP (tribunnews.com)

Menjadi Guru yang Dirindukan