Home / Berita / Nasional / NU Tunggu Sidang Itsbat

NU Tunggu Sidang Itsbat

Ilustrasi. (MICOM)

dakwatuna.com – Jakarta. Dalam menetapkan awal puasa tanggal 1 Ramadan 1433 H, Nahdlatul Ulama (NU) menunggu keputusan bersama dengan pemerintah di Kementerian Agama pada sidang itsbat yang akan digelar, Kamis (19/7).

“Kami menunggu hasil rukyat pada sidang itsbat tanggal 19 Juli bersama pemerintah. Kami melihat realitas di lapangan berdasarkan hasil obsevasi,” kata Ketua Lajnah Falakiah PBNU KH Gozali Masruri, Rabu (18/7).

Menurut dia Rasululllah SAW dalam menetapkan puasa tidak melalui ramalan dalam jauh hari yang ada seluruhnya di observasi pada tanggal 29 malam memasuki tanggal 30 bulan Syaban.

“Hasil itsbat bila esok terlihat hilal, puasa tanggal 20 Juli, bila tidak ada hilal awal puasa Ramadan tanggal 21 Juli. Tetapi, kemugkinan besar puasa tanggal 21 Juli karena hilal masih belum bisa dilihat,” jelasnya.

Terkait perbedaan penentuan awal puasa dengan Muhammadiyah menurutnya hal yang biasa untuk tetap saling menghormati. “Kita memang sudah biasa berbeda dengan Muhammadiyah. Kalau menurut bersama ya sebaiknya mengikuti keputusan bersama pemerintah yang berdasarkan rukyat dan hisab,” pungkasnya.

Muhammadiyah sebelumnya sudah menetapkan awal puasa tahun ini pada 20 Juli. Sedangkan 1 Syawal jatuh pada hari Minggu, 19 Agustus mendatang. (Bay/OL-2/MICOM)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...Loading...
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Aneka jenis kue dan penganan tradisional Bugis mendominasi pasar penganan berbuka di Kupang. (Darso Arief Bakuama)

Ramadhan dan Revolusi Kuliner di Kupang