Home / Berita / Internasional / Asia / Faksi Perjuangan di Palestina Berkumpul di Gaza Bahas Rekonsiliasi

Faksi Perjuangan di Palestina Berkumpul di Gaza Bahas Rekonsiliasi

(knrp)

dakwatuna.comPerwakilan dari berbagai faksi perjuangan di Palestina, mulai dari kalangan islamis sampai nasionalis, melakukan pertemuan di Jalur Gaza, Senin (28/5), membahas proses rekonsiliasi.

Menurut Saleh Nasser–salah satu politisi yang ikut serta dalam pertemuan itu–perwakilan dari faksi-faksi perjuangan yang ada di Palestina ini akan mencari cara untuk mempercepat proses rekonsiliasi yang sudah ditandatangani sejak setahun yang lalu. Tapi, kesepakatan itu belum terimplementasi karena masih ada perbedaan pandangan antara Fatah dan Hamas, dua pihak yang paling berkepentingan dalam kesepakatan rekonsiliasi tersebut.

“Persatuan nasional satu-satunya jalan untuk mengimplementasi kesepakatan rekonsiliasi itu,” tukas Nasser.
Pada tanggal 4 Mei 2011, Fatah yang diwakili Mahmoud Abbas dan Hamas yang diwakili Khalid Mishaal menandatangani kesepakatan rekonsiliasi di ibukota Mesir, Kairo setelah sebelumnya terjadi proses negosiasi yang alot. Kesepakatan itu antara lain membentuk sebuah pemerintahan bersatu sementara yang akan menyiapkan pelaksaan pemilu dalam kurun waktu satu tahun.

Namun, kesepakatan pembentukan pemerintahan bersatu sementara itu sampai setahun ini belum juga terbentuk karena dalam banyak hal masih ada ketidaksesuaian keinginan antara Fatah dan Hamas. Kedua faksi terbesar di Palestina itu saling tuding bahwa masing-masing ingin membuat buntu implemetasi kesepakatan itu.

Fatah-Hamas Bertemu Lagi di Kairo

Pada hari yang sama, sejumlah pejabat Fatah dan Hamas dijadwalkan bertemu kembali di Kairo, juga untuk membahas tindak lanjut dari kesepakatan rekonsiliasi antara keduanya.

Politisi Fatah Azzam Al-Ahmad dan Sakhr Bseiso akan melakukan pembicaraan dengan politisi Hamas Mousa Abu Marzuq dan Muhammad Nasr. Salah satu hasil pembicaraan yang diharapkan adalah kesepakatan bahwa Hamas mengizinkan Komisi Pemilu Pusat (KPP) untuk mulai melakukan tugasnya di Jalur Gaza, karena langkah ini paling penting dalam upaya mengimplementasikan pembentukan pemerintahan bersatu.

Pertemuan antara Fatah-Hamas di Kairo akan dilakukan setelah Perdana Menteri dari Hamas Ismail Haniyah bertemu dengan Ketua Komisi Pemilu Pusat Hanna Nasser di Gaza hari ini juga. KPP berharap sudah bisa memulai tugasnya di Gaza, yaitu mempersiapkan kantor-kantor perwakilannya serta melatih para pegawai yang akan bertugas melakukan pendataan dan pendaftaran sekira 300.000 warga Gaza yang sudah memiliki hak pilih.

Sementara itu, petugas perbatasan Israel dilaporkan melarang dua anggota Komisi Pemilu Pusat Palestina Ahmad Al-Khalidi dan Shukri Al-Nashashibi masuk ke wilayah Gaza.

Ketua KPP Hanna Nasser pada para wartawan di perbatasan Erez mengatakan, tim KPP datang ke Gaza bukan untuk menemui kegagalan hanya karena ulah Israel. Ia memastikan bahwa komisi pemilu yang dipimpinnya akan segera bekerja di Gaza hari ini juga. (aisyah/mn/knrp)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General