Home / Arsip Kata Kunci: juang

Arsip Kata Kunci: juang

Geliat Cinta Pejuang

Satu tahun lima bulan masa karantina di bawah asuhan Sholeh, sosok Yasin tumbuh semakin matang. Bersama Ahmad, kawan seperjuangannya, ia hibahkan diri di jalan Illahi. Usianya memang masih terhitung belia, 15 tahun, tapi semangat juang yang dilengkapi dengan pemahaman dan pengaplikasian dien yang baik membuat Yasin semakin bersinar.

Baca selengkapnya »

Pejuang Seberang

“Itulah bedanya agama kita. Agamaku mengatur segala hal yang berkaitan dengan hidup manusia mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar. Kamu tahu, dalam agama kami, kami pun diajarkan bagaimana caranya cebok, hehe. Jadi bagaimana mungkin tidak ada aturannya untuk suatu hal yang penting seperti ini. Jika muslim sampai salah dalam hal ini, ini akan menjadi kesalahan kolektif, dosa kolektif. Kami semua bisa kecipratan dosa bila tidak turun memperingatkan.”

Baca selengkapnya »

Kolaborasi Perjuangan

DR. Halim Mahmud menuliskan dalam karyanya yang berjudul Fiqh Al-Ukhuwah fi Al-Islami, “Orang-orang yang berukhuwah dalam Islam harus saling mengokohkan kekuatan satu sama lain dalam skala dunia Islam dengan melakukan perencanaan, koordinasi, dan segala persiapan yang mesti dilakukan. Kemenangan itu tidak lain hanyalah dari sisi Allah. Dia akan menolong dan memenangkan siapa saja yang di kehendaki-Nya. Dia Maha Perkasa lagi Penyayang”

Baca selengkapnya »

Survival di Thailand, Perjuangan Mencari yang Halal

Demikian pula di daerah penginapan saya selama di Thailand, daerah Salaya. Di situ sangat minim referensi makanan halal. Di depan penginapan saya terdapat pasar dan aneka menu olahan babi juga tersebar. Satu-satunya tempat saya mendapatkan makanan halal di situ ada seorang penjual muslim, kebetulan berjilbab, muslimah asli Thailand. Ia menjual nasi ayam. Karena sedikitnya tempat tersebut, sehingga ketika sore buka, biasanya sekitar jam 8 malam dagangan tersebut sudah habis.

Baca selengkapnya »

Ibuku Selalu Berjuang dan Tak Mengenal Lelah

Saat Ibuku berumur 15 tahun, Ia menikah dengan Ayahku dan setelah menikah mereka merantau ke Jakarta untuk bekerja di sana, lalu di sana mereka berjualan ikan basah di Pasar Bedeng, Jakarta Pusat sedangkan rumah mereka di Cakung, Bekasi. Ibuku harus menempuh perjalanan selama satu jam dengan naik bus untuk menuju pasar tersebut. Sungguh penuh perjuangan sekali perjalanan hidup Ibuku. Mereka memiliki 7 anak yang umurnya tidak jauh berbeda.

Baca selengkapnya »
Organization