Home / Berita / Nasional / Soal Korupsi Wisma Atlet, Jangan Hanya Berhenti pada Angie Saja!

Soal Korupsi Wisma Atlet, Jangan Hanya Berhenti pada Angie Saja!

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Aboe Bakar (facebook)

dakwatuna.com – Penetapan Angelina Sondakh sebagai tersangka baru dalam kasus wisma atlet serta pencekalannya bersama Wayan Koster merupakan perkembangan baru yang layak mendapat apresiasi.

“Saya apresiasi apa yang telah dilakukan oleh KPK, ini menunjukkan Abraham mulai menunjukkan taringnya,” kata anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsy, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 3/2).

Habib pun menilai perkembangan dari kasus ini cukup menggembirakan. Sebab kepemimpinan Abraham Samad baru berjalan satu bulan.

“Penaikan status Miranda dan Angelina merupakan bukti mereka sudah bekerja, ini pertanda baik buat kita,” ujar Habib, panggilan akrab Aboebakar.

Habib bisa memahami bila ada sementara kalangan yang menilai KPK masih lelet. Sebab memang Abraham Samad Cs menerima warisan kasus-kasus tersebut dari KPK periode sebelumnya, yang bisa jadi kasus tersebut sudah lusuh ataupun bahkan rusak saat diterima.

Karena itu, Habib meminta dilakukan audit kinerja atas penanganan kasus wisma atlet ini ketika ditangani oleh KPK periode sebelumnya biar clear. Dengan demikian tindakan KPK atas Angelina dan orang-orang yang disebut dalam persidangan akan dilakukan dengan tepat.

“Harapan saya audit ini bisa mempercepat proses penanganan wisma atlet dan membongkar kasus hingga ke akarnya. Jangan hanya berhenti pada AS saja,” demikian Habib. (ysa/Yayan Sopyani Al Hadi/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 4,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sudah 10 Jam Ahok Diperiksa KPK Terkait Kasus Sumber Waras