Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Surat Cinta Untuk Ibu

Surat Cinta Untuk Ibu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Wahai angin…

Ku titipkan hembusan cinta suci ini…

Untuk orang terkasih dari orang yang paling ku sayang,

Orang terhebat dari orang-orang teristimewa…

Dia adalah sosok yang dulu aku berada di perutnya selama 9 bulan,

Yang kerap kubentak!

Saat inginku tak terpenuhi

Yang kerap ku acuhkan,

Saat dia penuh harap akanku…

Ibu…

Koreng ini belum juga mengering…

Bahkan nanah itu kian membusuk,

Pada jiwa-jiwa tak tenang…

Pada sujud sepertiga malam itu doaku melambung,

Bertebaran bersama meteor, membentuk satu rasi…

Ku mencipta wajah teduhmu dalam lentera kalbuku…

Nasihat bijakmu menambal luka-luka akhlakku…

Aliran deras dari sudut mataku,

Menyiratkan duka…

Penyesalan,

Dulu, ku menyisakan luka menganga…

Membekas mengguratkan lara,

Keluh kesahmu tak pernah kau adu, padaku…

Kau tegar dalam segala pahitnya kenyataan,

Kini ku terlahir bagai bayi suci…

Merengek…

Memohon,

Mengemis maaf dari hatimu…

Senyum simpul nan renyahmu teramat tulus,

Menyambut segala “kekurangajaranku”

Harapku, bisa terlelap di telapak kakimu

Kelak…

Ingin ku cium kakimu,

Memelukmu erat pada taman-taman syurga

Duduk berdua…

Bercengkerama mesra pada dipan-dipan milikNya…

Ibu…

Kau tahu?

Curahan hidupku untukmu,

Dunia harus tahu bahwa aku sangat mencintaimu…

Rabbi izinkan aku melukis bahagia pada jiwanya…

Menopang segala kepayahannya…

Ibu, I LOVE YOU

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (45 votes, average: 9,38 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Aktif di Lembaga Dakwah Mahasiswa UIN SGD Bandung dan KAMMI UIN SGD Bandung, Lembaga Pers Mahasiswa, kuliah Jurusan Jurnalistik 2009, aktif menulis juga di koran nasional Media Indonesia, anak ketiga dari tiga bersaudara, asal Ciamis Jawa Barat.
  • Fridarangkuti

    salam kenal, untuk sahabat fatimah. artikelnya sangat menyentuh banget

Lihat Juga

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menjadi Khatib shalat Istisqo di halaman Masjid Al-Muttaqien, Gedung Sate, Bandung, Jumat (24/7). (Facebook)

Innalillahi, Ibunda Aher Meninggal Dunia