Home / Berita / Nasional / Maher Zain, Napas Baru Musik Islam

Maher Zain, Napas Baru Musik Islam

Maher Zain (inet)

dakwatuna.comINSYA ALLAH. Lantunan tembang itu barangkali tidak terasa asing di telinga. Vokal Maher Zain yang khas berpadu dengan Fadly, vokalis Padi, memang membuat lagu tersebut cepat diterima di telinga pendengar musik Tanah Air.

Harmonisasi yang sederhana tidak menghilangkan keagungan pujian kepada Allah. Tidak heran, sang penyanyi itu kini dikenal dengan panggilan Insya Allah.

Selain tembang Islami itu, The Chosen One pun juga jadi lagu yang cepat dihapal oleh publik musik di Indonesia.

“Saya senang kalau lagu-lagu Islami yang saya bawakan diterima oleh banyak orang. Ini artinya saya juga berhasil berdakwah melalui lagu,” katanya setiba di Jakarta beberapa waktu lalu.

Album Thank You Allah yang memuat antara lain dua lagu itu pun diserbu orang. Ia pun diganjar penghargaan 10 Platinum Awards dari Sony Music Indonesia, sebagai distributor albumnya di Indonesia.

Managing Director Sony Music Indonesia Toto Widjojo mengatakan penghargaan yang diraih Maher Zain merupakan prestasi yang luar biasa bagi artis internasional dalam penjualan album di Indonesia. “Belum ada musisi internasional yang mampu meraih 10 platinum sekaligus,” paparnya di Jakarta, Jumat (7/10).

Ya, Zain kini memang tengah diperbincangkan orang. Ia membawa nafas baru dalam dunia musik Islami. “Melodinya harus tetap sederhana, dan yang paling penting adalah bagaimana lirik itu bisa menyentuh masyarakat,” ujar Maher Zain.

Menguasai bahasa Swedia, Inggris, dan Arab, ia biasa menyanyikan lagu dalam berbagai bahasa. Ia bisa menyanyikan lagu-lagunya dalam lirik bahasa Arab, Turki. Prancis, Inggris, dan Melayu. “Dalam bahasa Melayu bahkan saya membawakan lagu berjudul Sepanjang Hidup” ujar pria kelahiran 16 Maret 1981 itu.

Penyanyi yang semalam menggelar konser di Bandung dan selanjutnya di Surabaya dan Jakarta itu memang dikenal sebagai penyanyi yang membawakan lagu Islami dalam banyak bahasa.

Apa alasannya? “Bagi saya, ini bisa menjadi cara untuk dapat nyambung dengan masyarakat. Selama ini masyarakat sangat mengapresiasi saya menyanyikan lagu dengan bahasa mereka, walau saya tidak bisa berbahasa mereka. Saya berharap semoga saja pelafalan saya ini baik,” ungkapnya.

Yang pasti, dalam bernyanyi ia memang ingin menyampaikan sesuatu. Utamanya pesan-pesan tentang ajaran Islam. Dia melihat di kalangan kaum muda, masih banyak yang bingung tentang apa sebenarnya Islam itu.

“Saya lihat banyak anak-anak muda bingung seperti saya dulu. Saya rasa berbagi pengalaman yang terbaik itu adalah melalui musik. Itulah sebabnya, saya memutuskan untuk menyanyikan tembang-tembang Islami.”

Dia merasa beruntung kalau kemudian lagu-lagu yang dibawakannya diterima dengan mudah oleh anak-anak muda di dunia. “Mungkin karena musiknya ya memang musik anak muda,” katanya.

Dalam sebuah kesempatan wawancara dengan beberapa wartawan saat ia melakukan promo tur album barunya, Zain mengungkapkan dalam bermusik ia tidak melulu berbuat untuk kepentingan industri.

“Saya ingin membuat musik yang mempunyai sebuah pesan untuk kebaikan dunia. Dan kebetulan saya kini bergabung dalam label rekaman yang juga punya misi yang sama dengan saya,” ungkapnya.

Yang jelas, katanya, orang-orang Muslim juga butuh hiburan. “Bukan hanya sekadar berzikir, tetapi juga bernyanyi. Tuhan telah menciptakan kita untuk menikmati isi dunia, tetapi harus ada batas-batasnya,” katanya.

Maher Zain mengaku sudah tidak sabar memulai konser perdana bertajuk ‘Maher Zain Silaturahmi’ di beberapa kota di Indonesia. Konser dimulai dari Sabuga, Bandung, Kamis (6/10) malam, yang kemudian disusul di DBL Arena, Surabaya, pada 8 Oktober 2011, dan berakhir di Istora Senayan, Jakarta, 9 Oktober 2011.

Sama dengan setiap konser yang diadakan oleh Velvet Production, ketiga konser Maher ini juga termasuk konser yang bebas dari tembakau atau rokok.

Pelantun Sepanjang Hidup itu pun menjanjikan bahwa konsernya akan berjalan dengan sangat menyenangkan dan tidak membosankan.

Selain Maher, ketiga konser tersebut juga akan menampilkan Fadly ‘Padi’, teman duet Maher dalam lagu Insya Allah dan Irfan Makki yang namanya sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta nasyid. (Eri/OL-3/MICOM)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (9 votes, average: 9,89 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi. (fnaj.pt)

Ada Seni Melayani dalam Kepemimpinan