Topic Archives: renungan

Surat untuk Adik

Kita memang tidak bisa sesempurna Rasulullah SAW, tapi kita bisa berusaha untuk setidaknya menjadi umat yang dirindukan Baginda Rasulullah. Sudah pasti kita akan berbuat salah, dan kita memiliki pilihan untuk bersikap gentle dengan mengakui kesalahan dan mulai membenahinya. Atau bersikap pengecut dengan tidak mau mengakui kesalahan dan menyalahkan orang lain. Adik adik tersayang, percayalah.. Dunia membutuhkan orang-orang gentle yang menjadi solusi dari permasalahan. Kita melaju bersama ya dik, saling mengingatkan, di manapun kamu berada di seluruh penjuru dunia.

Baca selengkapnya »

Renungan Akhir Tahun

Setan punya strategi secara bertahap, kalau sekarang belum semua melakukan, paling tidak opini umum terbentuk lebih dahulu, bahwa di balik acara tahun baru ada acara kebebasan yang sangat menyenangkan dan penuh kenikmatan biologis. Lama-lama kelaman akan bisa sama seperti di Negara-negara lainnya, kebebasan tanpa batas. Nauzubillah min dzalik.

Baca selengkapnya »

Di Mercusuar Manimbaya Aku Berdiri

Di Mercusuar Manimbaya aku mencoba berdiri setinggi-tingginya di puncaknya, berdiri dengan kapasitas ketinggian seorang hamba yang tak akan sanggup melebihi ketinggian Sang Pencipta. Di Mercusuar Manimbaya aku berdiri menatap denyut nadi alam dari pemandangan sebuah tanjung dan takjub dengan segala apa yang ada di sekitarnya. Di Mercusuar Manimbaya aku menyadari, lalu mencoba menentang zaman yang semakin cenderung pada nilai-nilai sekulerisme dan materialisme, menentang zaman dengan idealisme dan keimanan yang kokoh, dengan penuh keoptimisan mencoba bergerak dengan tetap mengikuti rambu-rambu Rabbani, seperti dinamisnya gerak Sang Penjelajah Arus, seperti besarnya kapasitas pemakai baju zirah yang terbiasa memikul amanah, seperti tingginya keyakinan para penuntas mimpi.

Baca selengkapnya »

Sepotong Diary Seorang Ikhwan

Sebenarnya ada beberapa alasan kenapa akhwat memasang foto diri dalam profil sosial media, mulai dari identitas personal sampai ranah profesional. Bagaimana dalam pandangan syari’ahnya? Sumpah gue kagak paham, gue cuma mau bilang, kadang gambar tak bergerak itu begitu kuatnya mencipta rasa. Di satu sisi, kenapa kalau yang ikhwan begitu banyak yang menggunakan foto diri? Sebagaimana gue bilang diawal, dimensi cinta dan ketertarikan perempuan itu pada pensifatan. Maka beberapa akhwat dengan mudahnya lumer lemah lunglai tak berdaya oleh ikhwan dengan kualifikasi sifat para aktivis dan pegiat dakwah yang begini dan begitu.

Baca selengkapnya »
Organization