Figure Archives: Ya'qub AS

Surat Nabi Yusuf untuk Habib Rizieq

Surat Yusuf memuat banyak kisah. Dimulai dengan kisah mimpinya melihat matahari, bulan dan bintang; kisah kecemburuan saudara-saudaranya; kisah persekongkolan jahat; kisah pembunuhan karakter dengan menghilangkan objek (sumur); kisah akting di depan Nabi Ya'qub; Kisah rombongan dagang; dan seterusnya. Hari ini kita melihat, episode-episode permulaan kisah Yusuf tersebut terulang lagi.

Baca selengkapnya »

Penyebutan Kata “Mesir” di Dalam Al-Quran

Frasa “masuklah kamu ke negeri Mesir insya Allah dalam keadaan aman” dijelaskan oleh Al-Thabari dalam dua konteks: Konteks pertama, adalah ketika Ya’qub bertemu Yusuf kemudian berpelukan (sebagai bentuk bakti dan penghormatan Yusuf kepada orang tuanya), dimana konteks kisah ini adalah sebelum memasuki Mesir. Setelah itu (baca: setelah berpelukan) Yusuf berkata kepada Ya’qub beserta orang-orang bersamanya “masuklah kamu ke negeri Mesir, insya Allah dalam keadaan aman”.

Baca selengkapnya »

Berilmu Hanya Usaha Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Kasus di atas merupakan fakta sejarah yang tidak dapat dibantah. Muhammad saw. sangat menghargai orang-orang yang berilmu serta mencintai ilmu. Ia sangat bercita-cita agar ummatnya menjadi ummat yang berpendidikan. Begitu pentingnya ilmu dalam salah satu sabdanya ia mengatakan, man salaka thariqan yaltamisu fiihi ‘ilman sahhalallohu lahu thariqon ilal jannah, barang siapa yang menempuh suatu perjalanan untuk menggapai ilmu maka Allah mempermudah baginya jalan menuju ke surgaNya.

Baca selengkapnya »

Aroma Badan Nabi Yusuf AS, Bounding Antara Ayah dan Anak

Bounding yang kuat antara ayah dan anak terbentuk dari kedekatan fisik dan emosi ayah dan anak. Interaksi yang intens dan berkualitas inilah yang akhirnya membuat ikatan cinta dan sayang di antara keduanya tidak lekang oleh waktu. Sekalipun jarak memisahkan keduanya berpuluh-puluh ribu kilometer. Kehangatan dan kasih sayang yang dicurahkan kepada seorang ayah kepada anaknya akan memberi dampak positif pada perkembangan sang anak, antara lain anak merasa dicintai, diperhatikan, dipercayai, timbul rasa aman, mendapat dukungan dan lain sebagainya.

Baca selengkapnya »

Wahabi dan Deradikalisasi

Jadi, mengapa harus ada “deradikalisasi”? Term ini mengacu kepada penanggulangan terorisme yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meliputi pencegahan dan perbaikan, yang mengandaikan adanya tindakan radikal dari para pelaku teroris.

Baca selengkapnya »

Menjadi Setegar Yusuf AS

Dari sela-sela ujian yang dilewati Yusuf, jelas bahwa jalan keluar setelah masa- masa sulit itu didahului oleh keteguhan pada prinsip. Kadang jalan keluar itu merupakan hadiah dari keteguhan itu. Atau bisa jadi jalan keluar itu sendiri merupakan ujian lain yang dengannya Allah menguji keteguhan hamba-Nya di waktu datang kemudahan. Dan betapa banyak dai yang teguh di saat datang ujian dan kesulitan, namun ketika datang kemudahan, jalan keluar, dan kejayaan, iapun berpaling dari sikap yang sungguh-sungguh dan menjauh dari barisan dakwah.

Baca selengkapnya »

Menjadi Setegar Yusuf AS

dakwatuna.com – Setiap manusia pasti merasakan ujian, penderitaan dan berbagai hal yang melahirkan rasa sedih yang kadang bertumpuk, dan berlapis-lapis. Di antara hal yang bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan kesedihan adalah menikmati hiburan, di antaranya, yang banyak dilakukan adalah menikmati kisah yang indah dan menggugah. Nah, Alquran telah menghadirkan kisah …

Baca selengkapnya »

Konsep Pendidikan Dalam Al-Quran

Pendidikan merupakan satu dari pembahasan-pembahasan yang ada pada Al-Quran. Maka pas jika ayat yang pertama kali Allah turunkan kepada Nabi Muhammad saw. Adalah perintah untuk membaca. Di samping itu, dalam Al-Quran juga banyak sekali kisah tentang para nabi yang mendidik kaumnya, juga para ayah mendidik anak-anaknya sebagaimana Ibrahim mendidik Ismail, Ibrahim mendidik Ishaq, Ishaq mendidik Ya’kub, Ya’kub mendidik kedua belas anaknya termasuk di antaranya Yusuf AS.

Baca selengkapnya »

Terkabulnya Doa Nabi Ibrahim

Doa Nabi Ibrahim AS dikabulkan Allah. Dia (Allah) tidak menjadikan tanah gersang di sekitar Ka’bah menjadi subur, namun banyak orang mendatangi tempat tersebut dari hari ke hari, bulan ke bulan dan tahun ke tahun hingga saat ini. Ka’bah menjadi ramai dan banyak buah-buahan berdatangan dari berbagai negeri yang dapat Kita saksikan sekarang di Mekah sampai saat ini.

Baca selengkapnya »