Home / Arsip Kata Kunci: khusus

Arsip Kata Kunci: khusus

Bagi Kami, Pendidikan Kalian Tidak Kalah Penting

Kelayakan pendidikan ABK adalah keniscayaan yang harus kita capai. Penulis berharap semua lapisan masyarakat dapat memberikan sikap positif kepada mereka yang memiliki ketidaksempurnaan fisik maupun mental, dan pemerintah sepenuhnya mendukung sarana dan prasarana program-program berkaitan dengan pengembangan potensi ABK demi menyongsong kehidupan yang lebih layak bagi mereka.

Baca selengkapnya »

Ramadhan, Gigihlah dalam Mengetuk Pintu Surga

Di tingkatan yang paling tinggi inilah, kita melatih hati agar selalu ingat dengan Allah SWT. Detik demi detik kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk selalu ingat dan fokus dengan Allah SWT. Jauhkan pikiran-pikiran tentang hal-hal duniawi ataupun hal-hal yang membuat hati gundah gulana. Karena kita ingin mempunyai kesadaran yang tinggi tentang Allah SWT di setiap saat yang kita miliki.

Baca selengkapnya »

Zakat dan Kemaslahatan Umat

Zakat sangat berhubungan dengan kehidupan sosial, karena zakat berhubungan dengan pemberi dan penerima. Sehingga, di dalam konsep zakat saling berhubungan antara sesama manusia dan saling berinteraksi. Bahkan, zakat ini membuat ikatan antara yang kaya dengan yang miskin semakin harmonis.

Baca selengkapnya »

Dianggap Rasis, Bus Khusus Palestina Dibakar Warga

Israel untuk mengeluarkan bus khusus warga Palestina banyak mendapat kecaman. Bus itu pun sempat dibakar oleh warga tidak dikenal pada Selasa 5 Maret kemarin sebagai bentuk protes. “Ada dua bus yang terbakar. Saat ini kami masih menyelidiki kasus tersebut,” ujar juru bicara Kepolisian Israel Luba Samri, seperti dikutip AFP, Rabu (6/3/2013).

Baca selengkapnya »

Berbuat Baiklah Kepada “Ibundamu”

Sebagai seorang muslim yang mengaku beriman kepada Allah Swt, sudah menjadi keharusan untuk kita, agar berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua. Hal tersebut Allah perintahkan dalam surah Al-Ahqaf ayat 15.”Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula)…”.

Baca selengkapnya »

Kebanggaan Menjadi Guru

Menjadi guru sesungguhnya bukan cita-citaku sejak dulu. Ketika masih belajar di sekolah, aku tidak punya cita-cita khusus besok ingin menjadi apa. Sampai pada tingkat Madrasah Aliyah, aku memilih mondok di sebuah pesantren. Alasanku simple, karena aku menyukai pelajaran agama. Tanpa terasa, bulir air mataku jatuh.

Baca selengkapnya »