Home / Arsip Kata Kunci: hias

Arsip Kata Kunci: hias

Yuk Berhias Sesuai Syariat

Bukan rambut yang panjang nan indah yang menjadi kebanggaanmu, tapi kerudungmulah yang menyelamatkanmu dari siksaNya.Bukan taburan bedak yang mempercantik wajahmu, tapi air wudhulah yang menjadi cahaya bagi wajahmu. Bukan pemerah bibir yang membuatmu mempesona, tapi kata-kata santun dan bijaklah yang senantiasa dinantikan laki-laki shalih di sana. Bukan lekukan tubuh yang menjadi pesonamu, tapi akhlakmu yang shalihah bagaikan sang surya yang menerangi kegelapan.

Baca selengkapnya »

Hiasi Rumah Dengan Alquran

Membaca Alquran itu adalah sumber dari kedamaian dan kesejukan hati. Pantas saja ada orang yang doyan bingung dalam hidupnya, wong Alquran hanya menjadi hiasan meja. Yang lebih parah, banyak mengoleksi buku-buku besar. Tapi Mushaf Alquran yang berdebu pun tidak ada. Sungguh memilukan. Nah, dengan demikian, tidak mau kan kitab suci kita yang merupakan sebuah mukjizat sepanjang masa menjadi sia-sia dan hanya menjadi hiasan saja. Makanya, mari kita galakkan baca Alquran.

Baca selengkapnya »

Krayon Anugerah

Aku menyukai warna biru, Karena dengan itu aku merasakan nikmatnya melihat Awan, Aku mencintai Warna Putih, Dengannya aku tau Mana yang Hitam, Aku senang dengan Warna Merah, Sebab itu ia mengajarkanku arti perjuangan, Aku menghias, Hidupku dengan Warna Hijau, Karena Kedamaian yang kubutuhkan dalam Hidupku, Aku mengerti Warna Orange.

Baca selengkapnya »

Mengenangmu, 29 Maret 1998

Di kejauhan teropong zaman, Jejak perjuangan sebuah gerakan, Pemuda-pemuda merek negarawan, Menghias bingkai sejarah peradaban, Bersamamu adalah kendaraan, Yang menjadi motor penggerak, Menuju keabadian ide dan cita-cita, Bila al-Kahfi berlindung ke dalam gua, Meminta petunjuk lurus Tuhannya, Maka negarawan turun ke jalan, Memproklamirkan diri menjadi seorang da’i, Representasi kecintaan pemuda.

Baca selengkapnya »

Bermata Jeli

Memang ia bukan siapa-siapa, Bahkan terlihat biasa, Tanpa hiasan, tanpa polesan, Tapi sinar matanya yang membuat ia terlihat istimewa, Ku pahami bahwa sesungguhnya ia sang manager handal, Ku telusuri bahwa sesungguhnya ia sang dokter professional ku perhatikan seksama bahwa ia jua sang guru yang begitu pintar, Entah siapa dia, Pertama yang kulihat adalah sorotan matanya.

Baca selengkapnya »

Wanita Terhebat

Tatapan matanya yang sendu selalu menghiasi hari-hari ku. Pagi hingga malam hari beliau tak pernah lelah. Pukul 03:00 dini hari beliau sudah bangun, beliau orang pertama yang selalu bangun lebih dulu setiap harinya, hampir semua pekerjaan rumah beliau kerjakan, tak pernah sedikit pun aku mendengar keluhannya.

Baca selengkapnya »

Dua Amanah Untukku

Di sepertiga malam ini, kembali aku bersimpuh. Dalam sujud-sujud panjangku, kembali kulantunkan doa untuk kedua putriku. Doa sekaligus curhat panjang yang dihiasi tetesan bening yang mengalir tanpa mampu kutahan. Sejujurnya aku malu pada Tuhanku. Aku yang selalu datang kepada-Nya, namun hanya membawa sekeranjang keluh dan kesah.

Baca selengkapnya »