Home / Arsip Kata Kunci: cari (halaman 3)

Arsip Kata Kunci: cari

Khutbah Idul Fitri 1433 H: Mencari Pemimpin untuk Perubahan dan Pembaruan: Revitalisasi Lembaga Kepemimpinan

Di hari yang fitri ini, tak ada yang lebih indah untuk kita lafadzkan selain untaian puja dan puji syukur kehadirat Allah Swt. Tuhan Maha Bijaksana yang menganugerahi kita nikmat iman, Islam, dan ihsan. Dengan ketiga nikmat itulah, kita memiliki kekuatan untuk menunaikan ibadah puasa sebulan penuh. Ibadah yang berfungsi sebagai sarana pendidikan untuk mengasah spritualitas kita menjadi pribadi bertakwa. Pribadi yang menyadari hakikat dirinya sebagai hamba Tuhan, sekaligus menginsyafi tujuan penciptaannya di muka bumi sebagai khalifah.

Baca selengkapnya »

Yang Kucari dan Kudapat

Aku mengiyakan kaku saat mbak mentor menelponku untuk datang dalam kegiatan mentoring. Yaa, itu semata-mata aku lakukan karena itu adalah rutinitas wajib di sekolahku. Anak kelas X wajib mengikuti kegiatan yang namanya mentoring, hm setahu aku itu adalah kegiatan yang digagas sama anak-anak cewek berjilbab lebar sama cowok rapi jenggotan alias anak Rohis di sekolahku. Dan, nanti saat kelas 11 aku harus ikut mentoring lanjutan. Dan pementornya biasanya anak Rohis yang udah alumni.

Baca selengkapnya »

Menanti Pahlawan untuk Indonesia

Langkah kaki Al-Farouk terus berjalan menyusuri jalan-jalan kota Madinah ketika itu, sesekali berhenti hanya untuk melepaskan rasa lelah dan merenggangkan otot yang telah bekerja keras sepanjang hari, demi menenangkan jiwa dengan kesejahteraan rakyatnya. Jika hal itu tidak ia lakukan, maka hatinya akan galau karena kekhawatiran akan rakyatnya yang masih belum bisa tidur karena kelaparan.

Baca selengkapnya »

Mencari Pemimpin Indonesia

Sebagai sebuah bangsa, Indonesia sudah merasakan banyak pemimpin. Pasca kemerdekaan, kita menyelami kehidupan Orde Lama bersama Bung Karno. Selama memimpin banyak peristiwa suka duka mengiringi perjalanan kepemimpinannya. Sampai berujung, “tragedy” kudeta oleh Soeharto yang membangun rezim Orde Baru dan memimpin 32 tahun. Bapak bangsa ini meninggalkan pembangunan yang mewah sekaligus api korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) yang mengakar dari elitis sampai masyarakat bawah.

Baca selengkapnya »