Home / Arsip Kata Kunci: aib

Arsip Kata Kunci: aib

Menutup Aib Pribadi Sama dengan Munafik?

Hikmah menutup aib atau keburukan sendiri adalah, minimal ada itikad baik untuk menghindari keburukan kita ditiru orang lain. Right? Bukankah mengingatkan yang terbaik dengan memberi contoh? Dan jika kita tak mampu memberi contoh atau teladan berbuat baik, minimal kita tidak memberi contoh dalam keburukan... Karena setiap perilaku baik kita dan ditiru orang lain, maka pahala mereka juga bagi kita. Berlaku juga sebaliknya, saat kita menunjukkan perilaku yang negatif dan ditiru orang lain, sukses pula dosanya tertransfer kepada kita sebagai dosa jariyah.

Baca selengkapnya »

Anda, Kuburan Aib Saudaramu

“Seburuk-buruk orang adalah yang selalu menyibukkan dirinya dengan menyebut-nyebut keburukan orang lain,” demikian pesan tabi‘in terkemuka, Ibnu Sirin, saat mendiagnosa penyakit hati yang banyak menjangkiti sebagian manusia, di antaranya para dai. Yakni sibuk mencari-cari aib orang lain dan lupa terhadap aib sendiri. Sebagai akibat dari lemahnya tarbiyah. Maka puncak perhatian dan pekerjaannya adalah mencari-cari kesalahan orang, membongkar, dan menyerangnya.

Baca selengkapnya »

Tutupi Aibmu

Allah maha menutupi aib-aib hamba-Nya. Kita sebagai manusia pun tidak pantas mengumbar aib-aib orang lain. Hal ini terdapat dalam kandungan Q. S Al Hujurat ayat 11-12. Insya Allah para pembaca pun sudah tahu. Namun bagaimana jika mengumbar aib diri sendiri? Allah tidak menyukai orang yang bangga dengan dosanya dengan mengumbar aibnya sendiri secara terang-terangan.

Baca selengkapnya »

Bercermin Dengan Aib Sendiri

dakwatuna.com – “Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin lainnya. Apabila melihat aib padanya, dia segera memperbaikinya.” (Al-Bukhari) Indahnya nikmat keimanan. Hati yang semula gelap menjadi terang. Bahaya dan penyakit di sekitar diri yang sebelumnya tertutupi, bisa terlihat jelas. Kian tampak mana yang baik, dan yang buruk. Dalam hal apa pun. …

Baca selengkapnya »

Mengukur Aib Bersama

dakwatuna.com – Kebersamaan kadang tidak selamanya seperti rumput. Selalu setara, sewarna, dan segerak. Ada saja kekurangan di antara sesama mukmin. Karena umumnya manusia memang tidak bisa luput dari aib. Tak ada gading yang tak retak. Itulah ungkapan sederhana yang memuat makna begitu dalam. Sebuah pengakuan bahwa setiap manusia punya kelemahan …

Baca selengkapnya »
Organization