Home / Dr. Muhammad Widus Sempo, MA.

Dr. Muhammad Widus Sempo, MA.

Pensyarah antar-bangsa (Dosen) Fakulti Pengajian Alqur’an dan Sunnah, universiti Sains Islam Malaysia (USIM).

Degree, Master, Phd: Universiti Al-Azhar, Cairo. Egypt

Mereka yang Merugi dari Kalangan Al-Kharrasun

“Wahai para pendusta hari kebangkitan! Bukankah penciptaan tahap kedua lebih mudah dari penciptaan tahap pertama? Yang sulit bagi hukum fitrah dan akal mengadakan sesuatu yang tidak ada, namun dalam kasus ini sungguh beda, yang ingin diciptakan kembali dalam sebuah kebangkitan masal telah ada dasar-dasar fisiknya. Kemudian, dari pendekatan kudrat, sesuatu yang paling besar seperti yang terkecil. Kemudian, yang dibangkitkan akan dikembalikan dengan komponen-komponen asli dan aksesorisnya secara bersamaan.”

Baca selengkapnya »

Cahaya Akhirat yang Hilang

Di dunia orang-orang munafik menyangka bahwa semua perbuatan mereka bermanfaat; bermanis bibir berhati pahit, menebar senyum menyimpan dendam, berkata, “yah, aku bersamamu,” namun di belakang menikam, mengangkat senjata bukan untuk membunuh lawan, justru menghabisi kawan, mengulurkan tangan persahabatan, tetapi hati membelakangi. Mereka mengira semua ini bermanfaat dan menjanjikan kemenangan.

Baca selengkapnya »

Himar-Himar Liar dan Seekor Singa Dalam Potret Alquran

Jika seekor himar lari terbirit-birit dari seekor singa, itu wajar dan seperti itulah bahasa rimba. Namun sosok biadab seperti Walid yang kesakitan dan ketakutan mendengar suara-suara yang islami merupakan perkara yang cukup sukar dimengerti. Karena Alquran telah merekod, di balik semua itu pastinya terselubung pesan-pesan kehidupan yang mencerahkan. Jika seperti ini potret Alquran, himar lebih mulia dari Walid. Himar tidak menyalahi hukum fitrah dan rimba, namun Walid menyalahi fitrah, adab-adab sosial dan gema peradaban yang insani.

Baca selengkapnya »