Home / Muhammad Nuh

Muhammad Nuh

Pria yang kerap dipanggil "Nuh" ini berlatar pendidikan dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Gunadarma. Lahir di Jakarta dan saat ini produktif sebagai seorang penulis Dirosah, Nasihat, dan Ruang Keluarga di Majalah SAKSI. Moto hidupnya adalah "Hidup Mulia, Mati Syahid".

Menjadi Yang Paling Dicintai

dakwatuna.com – “Bukan daging-daging unta dan darahnya itu yang dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya…” (Al-Hajj: 37) Maha Agung Allah yang Menciptakan kehidupan dengan segala kelengkapannya. Ada kelengkapan pokok, ada juga yang cuma hiasan. Sayangnya, tak sedikit manusia yang terkungkung pada jeratan kelengkapan aksesoris. Berkurbanlah, Anda …

Baca selengkapnya »

Kala Husein Mendiamkan Abdullah

dakwatuna.com – Hidup kadang seperti menyambung seribu satu rangkaian bunga yang tercecer. Butuh ketelitian, keseriusan, dan kesabaran. Sedikit saja lengah, rangkaian bunga bukan sekadar tak indah. Bahkan tak pernah jadi sama sekali. Tak ada yang lebih gelisah dari Abdullah bin ‘Amr bin Ash ketika itu. Sahabat Rasul yang terkenal dengan …

Baca selengkapnya »

Merawat Buah-buah Pengorbanan

dakwatuna.com – Melakoni hidup kadang seperti kegiatan memancing ikan. Semakin bagus umpan yang diberikan, kian cepat dan besar ikan yang didapat. Sayangnya, tak semua pemancing sadar kalau mengail ikan butuh keyakinan dan kesabaran. Tak pernah kering hikmah dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail a.s. Dua hamba Allah yang telah membuktikan …

Baca selengkapnya »

Sadar dengan Sebuah Kehilangan

dakwatuna.com – “Orang yang pandai adalah yang senantiasa mengoreksi diri dan menyiapkan bekal kematian. Dan orang yang rendah adalah yang selalu menurutkan hawa nafsu dan berangan-angan kepada Allah.” (At-Tirmidzi) Maha Besar Allah Yang menghidupkan bumi setelah matinya. Air tercurah dari langit membasahi tanah-tanah yang sebelumnya gersang. Aneka benih kehidupan pun …

Baca selengkapnya »

Silaturahim: Biarkan Hadiah Bicara

dakwatuna.com – “Sambunglah orang yang memutus silaturahim denganmu. Berilah hadiah kepada orang yang enggan memberimu. Dan jangan hiraukan orang yang menzalimi kamu.” (HR. Ahmad) Jangan biarkan kebencian berkelanjutan Selalu saja ada sisi positif dan negatif sebuah interaksi. Positif ketika interaksi memunculkan rasa cinta dan sayang, kuatnya persaudaraan, tolong menolong sesama …

Baca selengkapnya »

Silaturahim: Menyiram Pohon Persaudaraan

dakwatuna.com – Persaudaraan kadang seperti tingkah dahan-dahan yang ditiup angin. Walau satu pohon, tak selamanya gerak dahan seiring sejalan. Adakalanya seirama, tapi tak jarang berbenturan. Tergantung mana yang lebih kuat: keserasian batang dahan atau tiupan angin yang tak beraturan. Indahnya persaudaraan. Sebuah anugerah Allah yang teramat mahal buat mereka yang …

Baca selengkapnya »

Saatnya Memberi

dakwatuna.com – “Adalah Rasulullah saw. lebih pemurah dari semua orang. Terlebih di bulan Ramadhan, di mana Jibril sering mengunjungi beliau untuk tadarus Quran. Saat itu, Rasulullah saw. teramat sangat pemurah, melebihi angin yang terlepas.” (Bukhari Muslim, kesaksian Ibnu Abbas r.a.) Memberi tidak selalu menunggu permintaan Biasanya, sebuah pemberian muncul setelah …

Baca selengkapnya »

Jika Punya Kesempatan, Membacalah!

dakwatuna.com – “Siapa merintis jalan mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (Muslim) Ada posisi khusus untuk mereka yang berilmu Ada kemuliaan tersendiri yang Allah berikan buat orang yang berilmu. Di dunia dan akhirat. Ia bisa lebih mulia dari mereka yang banyak harta dan tinggi jabatan. Bahkan, …

Baca selengkapnya »

Mengajak Umat Belajar Pintar

dakwatuna.com – Melakoni hidup bagaikan menelusuri goa nan gelap. Perlu lampu agar perjalanan bisa cepat dan selamat. Dan salah satu lampu yang diperlukan itu adalah ilmu. Siapa pun kita tentu ingin melakoni hidup penuh bahagia. Masalah terlalui dengan mudah. Orang sekeliling pun menaruh hormat. Tapi sayangnya, tidak sedikit yang bingung …

Baca selengkapnya »

Menata Timbangan Diri

dakwatuna.com – “Sungguh beruntung orang yang mensucikan jiwa itu, dan sungguh merugi orang yang mengotorinya.” (QS. Asy-Syams: 9-10) Maha Besar Allah yang telah menciptakan dunia begitu indah. Awan pekat berbondong-bondong digiring angin. Hujan bersih menitik dari langit. Tumbuh-tumbuhan pun menghijau, menyegarkan pandangan mata. Dan, menyejukkan hati yang gelisah. Saatnya diri …

Baca selengkapnya »