Home / Muhammad Syafi’ie el-Bantanie

Muhammad Syafi’ie el-Bantanie

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan yudisium cum laude ini dikenal sebagai penulis, penceramah, trainer, dan pembicara publik. Ia menulis sejak kuliah dan hingga kini telah menulis dan menerbitkan 43 buku dengan 5 buku di antaranya diterjemahkan ke Bahasa Melayu di Malaysia. Ia menjadi pembicara di berbagai sekolah, kampus, lembaga, perusahaan, radio, dan TV Edukasi Pustekkom, Kemdikbud. Bergabung di Dompet Dhuafa pada 2010 sebagai guru di Smart Ekselensia Indonesia, kemudian diamanahi sebagai kepala sekolah, dan kini diberikan tugas sebagai Manajer Penelitian dan Pengembangan Pengetahuan Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa.

Antara Ramadhan, Perang Badar, dan Fathul Mekah

Mari kita telaah dua peristiwa besar dalam sejarah Islam ini untuk kita petik pelajaran. Menariknya, perang Badar dan Fathul Mekah sama-sama terjadi di bulan Ramadhan. Artinya, Ramadhan adalah bulan perjuangan dan Ramadhan pula bulan kemenangan. Ramadhan adalah momentum bagi kita untuk melakukan perubahan dan perbaikan mendasar dan menyeluruh dalam hidup kita, baik dalam konteks pribadi, keluarga, masyarakat, maupun negara.

Baca selengkapnya »

Membentengi Anak dari Bahaya LGBT

Aktor penting dalam pendidikan para remaja menghadapi tantangan LGBT tentulah orang tua; terutama ayah. Ayah harus hadir dalam kehidupan anak-anaknya. Jangan sampai karena kesibukan bekerja, ayah antara ada dan tiada dalam kehidupan anak-anaknya. Karena, anak-anak yang fatherless inilah yang rentan terkena virus LGBT. Mereka kehilangan sosok ayah sebagai panutan. Padahal, sosok ayah ini sangat penting dalam pendidikan anak.

Baca selengkapnya »

Mengendalikan Amarah

Rasulullah menyebut orang yang mampu mengendalikan amarah sebagai orang yang kuat. Sabdanya, “Orang yang kuat bukanlah orang yang jago berkelahi, tetapi orang yang kuat adalah orang yang sanggup mengendalikan dirinya ketika marah.” Hadist di atas memberikan pelajaran bahwa ketika kita marah dengan alasan yang benar sekali pun, harus tetap pada batas-batas tertentu. Sebagai seorang muslim, kita harus berusaha agar bisa mengendalikan amarah dalam setiap keadaan.

Baca selengkapnya »

Pemuda, Pembangun Peradaban

Kita sama-sama memahami bahwa masa muda adalah masa yang (semestinya) paling produktif. Karena, tenaga sedang prima-primanya, pikiran sedang kuat-kuatnya, dan semangat pun sedang menggebu-gebunya. Maka, jika para pemuda sebuah negeri baik, maka besarlah kebermanfaatan yang akan terwujud. Sebaliknya, jika para pemuda sebuah negeri buruk, maka besar pula keburukan yang akan terjadi. Karena itu, mari kita telaah Alquran dan sejarah untuk membantah anggapan masa muda adalah masa labil dan pencarian jati diri.

Baca selengkapnya »

Asyiknya Belajar Alquran

Ayah-Bunda, sebagai muslim, tentu kita merasa bahagia melihat anak-anak kita senang belajar Alquran. Karena, salah satu kewajiban orangtua adalah mengajarkan Alquran kepada anak-anaknya. Demikian pula, salah satu kewajiban anak adalah belajar Alquran. Namun sayangnya, kewajiban ini kerapkali terlalaikan. Orang tua lebih sering menanyakan kepada anak-anaknya tentang nilai-nilai pelajaran di sekolah daripada menanyakan perkembangan bacaan Alqurannya.

Baca selengkapnya »

Menanamkan Aqidah Sejak Dini Pada Anak

Mari kita berdoa kepada Allah memohon perlindungan-Nya agar anak-anak kita dilindungi dari godaan dan tipu daya setan yang terkutuk. Karena, Allah-lah Tuhan semesta alam yang menguasai seluruh makhluk. Allah-lah sebaik-baik pelindung dan penjaga. Semoga anak-anak kita tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak saleh dan salehah, penyejuk mata bagi orangtuanya, dan senantiasa mendoakan orangtuanya. Aamin.

Baca selengkapnya »