Home / Ghina Shafirah

Ghina Shafirah

Penulis adalah Guru kelahiran Curup - Bengkulu, 21 Februari 1988. Saat ini penulis tercatat sebagai guru tetap di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Padang Ulak Tanding- Bengkulu. Penulis mengampuh mata diklat bahasa Inggris.

Balada Cinta Dalam Diam

“Akhwat boleh jatuh cinta?” Subhanallah... Cinta itu fitrah dari Sang Illaahi... Karena cinta-NYA jua kita menikmati indahnya Islam ini... Mencinta seseorang pun tak dapat dipungkiri... Hilang lelah jiwa ketika ia halal bagi diri... Maha suci Allah yang membolak-balikan hati. Sesungguhnya hati ini milik-NYA... IA pula yang menjaganya... Tapi tetaplah berhati-hati... Jangan sampai hati memakan diri

Baca selengkapnya »

Assalamu’alaikum, Ibu Mertua

Assalamu’alaikum, ibu mertua..., Sehat selalu dirimu kuharap, semoga..., doa keselamatan jua ku sampaikan, Moga engkau dalam lindungan NYA tak bersudahan, Terima kasih ku, ku haturkan..., suami ku telah engkau lahirkan..., Engkau asuh dan didik ia agar beriman.., Hingga ia siap menjadi imam, Banyak cerita terkabar.., Tak bersahabat menantu-mertua kudengar.., Cekcok rumahan hingga jatah bulanan...

Baca selengkapnya »

Bolehkah Kupinta Hati yang Baru?

Aku galau ya Rabbi..., Kutemui mereka yang beriman siang tadi..., Harapkan kesegaran di hati..., Gersangnya tak jua tersirami..., Tilawah ku lanjutkan berharap tenang..., Resapi tiap pesan indah Tuhan..., Laksanakan perintah jauhi larangan..., Moga hati kembali benderang, Ku buru damai di sepertiga malam..., Mengadu saja penuh ratapan..., Penuh keluh kesah ku sampaikan....

Baca selengkapnya »

Kader Kue Bolu

Siapa dari kita yang tak tau kue bolu? Cake bahasa keren nya. Pangan ini hamper eksis di tiap kesempatan. Entah itu perayaan suka cita ataupun duka cita. Didukung bahan dan cara buat yang sederhana yang bisa disesuaikan dengan budget si pembuatnya, maka hadirlah ia di berbagai suasana. Seperti hari ini, kue bolu juga bagian dari snack panitia maulid di sekolah.

Baca selengkapnya »

Kala Senja Merona…

Mungkin juga tak perlu terlalu didengar lalu mengusik hati hingga membatasi gerak diri di luar dan menggantikannya dengan perbaikan diri tanpa banyak berkoar mengingat kata-kata tersebut keluar dari seorang ustadzah yang memang tak begitu berafiliasi pada pergerakan eksternal.

Baca selengkapnya »
Organization