Home / Dyah Sujiati

Dyah Sujiati

Dyah Sujiati
Author of book 'Dalam Benciku Masih Ada Cinta Untukmu' https://dyahsujiati.wordpress.com/2015/03/11/dalam-benciku-masih-ada-cinta-untukmu-2/

Antara Menanti Jodoh dan Menunggu Bus

Saya percaya. Bila tiba waktunya, semua akan dimudahkan oleh Allah. Akan selalu ada jalan yang mengantarkan. Bukankah daun gugur saja tertulis di Lauhul Mahfudz? Masak urusan perjodohan yang merupakan Mitsaqon gholidzo tidak tertulis? Janji Allah juga, perempuan yang baik hanya untuk lelaki yang baik. Dan semua akan cie-cie bila tiba waktunya.

Baca selengkapnya »

Di Mana Nyambungnya?

Katanya berharap dicintai Allah? Tapi berani membelakangi Alquran dan melanggar perintah Allah? Di mana nyambungnya? Katanya ingin dirahmati Allah? Tapi dengan bangga melakukan kemaksiatan? (ex: pacaran tanpa ikatan nikah). Di mana nyambungnya? Katanya cinta Allah dan Muhammad? Tapi senangnya berteman sama orang-orang yang hobi melecehkan ajaran Allah yang dibawa Muhammad? Di mana nyambungnya?

Baca selengkapnya »

Memaknai Debat Kusir

Memang, tidak semua hal perlu diperdebatkan. Tergantung konteksnya. Ada ranah yang tidak perlu diperdebatkan sama sekali, tapi ada yang harus kita perdebatkan. Selayaknya kita tidak terburu-buru dan mudah menjustifikasi perdebatan tak berujung adalah debat kusir. Jika kaum muslim memilih diam karena takut dianggap debat kusir, lantas siapa yang akan melawan pemikiran menyimpang dari kaum pembangkang?

Baca selengkapnya »

Agama Adalah Hakim

Gini ya Bray, pertama dulu. Betul kita tidak bisa menilai seseorang dari luarnya saja. Tapi bukan berarti kita bisa menganggap “percuma” orang yang berjilbab lebar, hafalannya banyak, hitam jidatnya itu. Itu juga manifestasi bentuk agama seperti yang dibilang temanmu selanjutnya.

Baca selengkapnya »

Menebar Kebaikan

Menebar kebaikan artinya MEMILIH TIDAK DIAM saat melihat kemungkaran dan atau kedzaliman terjadi. Maka termasuk menebar kebaikan adalah tidak membiarkan negeri ini dipimpin atau akan dipimpin oleh orang yang zalim. Dengan cara apa? Yaitu menebar kebaikan di dunia nyata dengan menyampaikan info (yang dapat dipertanggungjawabkan) yang didapat dari sosmed sebagai penyeimbang media mainstream.

Baca selengkapnya »

Jilbab Independen

Jilbab merupakan bentuk ketaatan seorang hamba kepada Tuhannya. Sebagai bukti iman kepada Tuhan dan kitab-Nya. Kalau mengaku beriman kepada Tuhan dan kitab-Nya, berarti percaya donk kalau Tuhan perintahkan hamba-Nya (perempuan) untuk berjilbab? Simpel. Tuhan sudah memberi manusia kehidupan dengan segala kenikmatan yang tak kan mampu dihitung. Lha disuruh berjilbab saja kok bawel macam-macam? Padahal, tanpa dipungkiri, di balik perintah berjilbab jelas banyak hikmahnya.

Baca selengkapnya »