Home / Adhi Azfar

Adhi Azfar

Aktifitas saat ini sebagai Direktur Center of Development Studies (CDS) dan Tenaga Ahli DPR-RI, Koordinator Tenaga Ahli Bidang Industri dan Pembangunan (Komisi IV, V, VI dan VII). # S1 Teknik Gas dan Petrokimia, Universitas Indonesia. # S2 Ekonomi Perencanaan dan Kebijakan Publik, Universitas Indonesia.

Soal Reklamasi, Aparat Hukum juga Harus Seret Ahok ke Pengadilan

Reklamasi teluk jakarta

Berbagai dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan Ahok dalam kasus penerbitan izin reklamasi Teluk Jakarta, seharusnya membuat aparat penegak hukum baik Kejaksaan Agung, KPK ataupun Polri tertantang untuk membuktikan peran dan fungsinya. Tidak perlu menunggu desakan aksi massa besar-besaran lagi untuk memaksa aparat hukum bekerja maksimal, karena tentu resiko dan biaya yang ditanggung akan sangat besar.

Baca selengkapnya »

Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla: Sektor Industri dan Pembangunan

Di sektor industri, terjadi perlambatan pertumbuhan pada industri pengolahan. Indeks manufaktur pada kuartal III/2016 berdasarkan nilai Prompt Manufacturing Index (PMI) diketahui mengalami degradasi menjadi 48,74 persen, turun dari kuartal sebelumnya sebesar 52,38 persen. Survei Bank Indonesia menunjukkan bahwa kinerja industri pengolahan meski tetap tumbuh, namun terindikasi melambat dengan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 1,09 persen atau lebih rendah dari kuartal sebelumnya sebesar 3,41 persen.

Baca selengkapnya »

Harapan Baru untuk Menteri ESDM Baru

Posisi Menteri ESDM sangat strategis karena menyangkut hajat hidup rakyat dan kekayaan alam Indonesia yang bernilai ratusan ribu triliun. Bukan sekedar 1-2 triliun saja. Angka ini bisa kita dapatkan dari perhitungan cadangan kekayaan alam di tanah air. Untuk satu blok Migas saja, misalnya Blok Mahakam di Kalimantan Timur, terdapat potensi Gas sebanyak 12,7 Triliun Cubic Feet (TCF) dan Minyak sebesar 1,05 Miliar Barrel.

Baca selengkapnya »

Arus Globalisasi Perdagangan, Peluang atau Ancaman

Daya saing produk Industri Indonesia juga masih jauh di bawah Negara-negara ASEAN. Pada tahun 2015 Indeks “Revealed Comparative Advantages” (RCA) melansir daya saing produk Industri Indonesia berada di posisi kelima, di bawah negara-negara ASEAN lainnya yaitu Singapura, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Data Kementerian Perindustrian juga menyebutkan angka yang tak jauh berbeda, produk industri Indonesia yang berdaya saing hanya sekitar 22,15%, dibanding Singapura 41,95% dan Thailand 38,78%.

Baca selengkapnya »

Harga Rokok Naik, Apa Dampaknya?

Kenaikan harga rokok ini direncanakan akan dilakukan dalam waktu dekat ini, dengan menyesuaikan tarif cukai rokok untuk meningkatkan penerimaan cukai Negara sekaligus menutupi kekurangan penerimaan pajak diperkirakan shortfall tahun 2016 ini. Dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2017, diketahui bahwa kontribusi pendapatan cukai masih didominasi oleh cukai hasil tembakau yang memberikan kontribusi rata-rata sebesar 99,6% per tahun.

Baca selengkapnya »

Jalan Terjal RUU Larangan Minuman Beralkohol

RUU Minol ini menjadi isu penting karena menyangkut masa depan anak-anak Indonesia. Kasus-kasus kriminal seperti kejahatan seksual, pemerkosaan dan pembunuhan yang marak terjadi belakangan ini hampir semuanya diawali dari menenggak minuman beralkohol. Pelakunya pun masih tergolong anak-anak. Sebutlah kasus Yuyun di Lampung yang paling mencuat diperbincangkan publik, para pelaku kejahatan terlebih dahulu menenggak minuman memabukkan sebelum melakukan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap Yuyun.

Baca selengkapnya »

Repotnya Mengurus Freeport

Sebaliknya, bila kontrak tidak diperpanjang, Freeport bukan hanya tidak akan membangun smelter, bisa saja sejak sekarang Freeport tidak akan lagi melakukan pemeliharaan tambang, cukup dengan mengeruknya semaksimal mungkin hingga akhir masa kontraknya.

Baca selengkapnya »