Home / Berita / Internasional / Eropa / Politisi anti-Islam Belanda Tetap Gelar Kompetisi Kartun Nabi Muhammad

Politisi anti-Islam Belanda Tetap Gelar Kompetisi Kartun Nabi Muhammad

(Instagram Geert Wilders)
dakwatuna.com – Amsterdam. Keagungan dan kesucian Nabi Muhammad saw. sudah diakui semua kalangan sepanjang sejarah. Namun ternyata, hal itu tidak membuat politisi anti-Islam Belanda mengurungkan niatnya untuk menggelar kompetisi kartun Nabi yang merupakan penghinaan dan penistaan terhadap beliau saw.

Sudah banyak lembaga-lembaga Eropa maupun internasional yang mengingatkan Geert Wilders untuk menghormati dan tidak menistakan agama. Namun hingga kini ia belum juga berniat membatalkan rencana kompetisi yang akan digelar tahun depan tersebut.

Di Istanbul, Badan HAM dalam tubuh OKI bereaksi keras atas kompetisi kartun nabi ini. Mereka menilai, kompetisi ini sangat buruk dan akan menguatkan budaya ujaran kebencian.

Sementara itu, pemerintah Belanda juga mendesak agar kompetisi dibatalkan. Pemerintah mengaku akan segera mengambil langkah untuk mencegah “penistaan sewenag-wenang” tersebut.

“(Kompetisi) akan mempengaruhi kepekaan agama terhadap lebih dari 1,6 miliar umat Islam di seluruh dunia,” seperti tertulis dalam pernyataan resmi pemerintah.

Mengizinkan kompetisi ini tetap berjalan, sama dengan menyalakan dan mempromosikan budaya intoleransi dan ujaran kebencian di seluruh dunia.

Kontroversi ini dimulai pada Juni lalu. Saat itu, pimpinan Partai Kebebasan (PVV) Geert Wilders mengumumkan partainya akan menggelar kompetensi kartun Nabi Muhammad saw.

Menurut jadwal, pendaftaran peserta kompetisi akan ditutup pada akhir Agustus bulan ini.

Wilders – politisi aanti-Islam – mengatakan, lebih dari 200 pelukis mendaftarkan diri untuk menjadi peserta dalam kompetisi. Hadiah yang akan diberikan untuk pemenang berupa uang 10.000 dolar.

PVV merupakan partai politik terbesar kedua di Belanda. Pada pemilihan umum 2017 lalu, partai ini memperoleh 20 dari total 150 kursi yang ada di parlemen. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mahathir Muhammad Kritik Kebijakan Trump