Home / Berita / Internasional / Haniyah dan Abbas Seru Rakyat Palestina Turun ke Jalan Ekspresikan Kemarahan

Haniyah dan Abbas Seru Rakyat Palestina Turun ke Jalan Ekspresikan Kemarahan

Presiden Mahmoud Abbas dan Ismail Haniyah. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Ramallah. Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah, menyeru masyarakat utarakan kemarahannya atas sikap AS terhadap Al-Quds yang terjajah. Sementara itu, Liga Arab dikabarkan akan menggelar sidang darurat yang khusus membahas tentang persoalan tersebut.

Dilansir Aljazeera.net, Senin (04/12/2017), keduanya menyeru rakyat untuk turun ke jalan pada Rabu (06/12) lusa. Selain itu, melalui saluran telepon, kedua pihak juga menyebut pentingnya persatuan seluruh rakyat Palestina untuk menghadapi segala ancaman terhadap Al-Quds.

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump berencana untuk mengumumkan pengakuan terkait Al-Quds sebagai ibukota bagi Israel. Menurut pemberitaan media, Trump akan mengumumkan pengakuan tersebut pada hari Rabu mendatang.

Lebih lanjut, Abbas menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika Washington memberikan dukungan terhadap kedaulatan Israel atas Al-Quds. Selain itu, baik Abbas maupun Haniyah juga menyebut urgensi percepatan rekonsiliasi dan persatuan nasional.

Sebelumnya pada Sabtu (02/12) lalu, Abbas juga telah menghubungi beberapa pemimpin negara. Kepada para pemimpin itu, Abbas mendesak agar mereka turut campur untuk mencegah pengakuan AS terkait status Al-Quds.

Terkait hal tersebut, Liga Arab juga telah mengumumkan akan menggelar pertemuan darurat pada Selasa (05/12) besok. Disebutkan, pertemuan itu bertujuan untuk membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk menyikapi keputusan AS terkait status Al-Quds.

Namun, pemberitaan terkait pengakuan Trump yang akan diumumkan pada Rabu mendatang dibantah oleh menantu sekaligus penasihat Trump, Jared Kushner. Menurutnya, Trump belum akan mengambil keputusan apapun terkait pengakuan resmi Al-Quds sebagai ibukota Israel. Ia menegaskan, hingga sekarang pihaknya masih mempelajari banyak hal terkait hal tersebut. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Dunia Masih Menanti Pengumuman Resmi Trump Terkait Status Al-Quds