Home / Berita / Nasional / Menjaga Semangat Kemerdekaan, IZI Bantu Modal Usaha Kepada 72 Dhuafa

Menjaga Semangat Kemerdekaan, IZI Bantu Modal Usaha Kepada 72 Dhuafa

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com – Kemerdekaan merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang dihadiahkan khusus untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apalagi bagi bangsa Indonesia yang memiliki tingkat religius yang tinggi. Jauh sebelum bangsa ini mengalahkan penjajah dan mengusirnya pergi meninggalkan bumi pertiwi ini, para ulama, tokoh umat, dan para pendiri bangsa menyadari betul bagaimana agama telah mengukir jiwa para penegak kemerdekaan bangsa. Hari-hari ini, atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa Bangsa Indonesia sampai pada usia kemerdekaan yang ke-72. Momentum ini tentu tak boleh disia-siakan, harus diisi dengan semangat penuh syukur, kreativitas serta semangat inovasi tiada henti.

Merdeka bukan berarti bebas melakukan apa saja dan boleh melupakan sejarah pahitnya perjuangan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah bangsa. Menjadi merdeka salah satunya adalah menjadi mandiri dan independen sehingga mampu bersikap kritis dan tak gentar melawan ketidakadilan dan ketidakberdayaan.

Bantuan 72 Dhuafa

Maka dalam rangka memelihara semangat Kemerdekaan NKRI, Direktur Utama IZI, Wildhan Dewayana memberi bantuan modal usaha kepada 72 Mustahik. Menurutnya bantuan modal usaha ini dimaksudkan untuk membantu para Mustahik agar memiliki kekuatan untuk merdeka dari belenggu ekonomi yang melingkupi hidup mereka. Hal ini disampaikan Wildhan Dewayana saat membuka acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bersama seluruh staf dan 72 Mustahik di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta (17/8).

Pemberian Bantuan dari IZI

“Dalam rangka mensyukuri momentum dan menanamkan spirit kemerdekaan Indonesia, IZI memberi bantuan berupa modal usaha kepada 72 Mustahik. Kemudian demi berjalannya program ini tentunya akan kami dampingi agar para Mustahik mampu mengejar mimpinya, yakni memutus mata rantai ketidakberdayaan dari sisi ekonomi serta dari kami selaku Amil Zakat berusaha memerdekakan Mustahik dari kemiskinan.” Ujar Wildhan.

Zusmi (Tukang Pijat, 34), salah satu Mustahik penerima bantuan modal usaha berencana. Rencananya akan membuka beberapa tempat pijat untuk membantu korban patah tulang atau cedera akibat kecelakaan.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan modal usaha dari IZI. Kedepannya saya berencana ingin membuka banyak tempat pijat. Tujuannya untuk membantu orang yang patah tulang maupun cedera akibat kecelakaan.” Harap Zusmi.

Selain agenda simbolisasi kepada 72 Mustahik, dalam acara ini digelar sejumlah lomba dan kompetisi. Agenda ini diikuti oleh seluruh staf dan karyawan IZI untuk meningkatkan keakraban dan produktivitas bekerja. (SaBah/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

penulis adalah mahasiswi tingkat 2 di Sekolah Tinggi Agama Islam Husnul Khotimah,(SETIA HK) Kuningan,jurusan Manajemen Pendidikan Islam,penulis penyiar serta aktivis KAMMI Daerah Kuningan.Moto hidupnya adalah “Tak kenal lelah di jalan dakwah sebelum mencapai jannah”

Lihat Juga

IZI Salurkan Bantuan Langsung ke Pengungsian Warga Rohingya di Bangladesh