Home / Berita / Internasional / Asia / Trump Menerima Kunjungan Wakil Putra Mahkota Arab Saudi di Gedung Putih

Trump Menerima Kunjungan Wakil Putra Mahkota Arab Saudi di Gedung Putih

Presiden Donald Trump bersama Wakil Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman di Gedung Putih. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Washington. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertemu dengan Wakil Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman, di Gedung Putih, Selasa (14/03/2017). Petemuan ini merupakan yang pertama kali bagi pejabat Arab Saudi tersebut, sejak Trump dilantik sebagai Presiden AS.

Koresponden Aljazeera di Washington, Fadi Manshour mengatakan, pertemuan kali ini selain dihadiri oleh sebagian besar penasehat Trump, juga merupakan pertemuan pembuka. Pasalnya, menurut koresponden, pertemuan resmi akan digelar pada hari Kamis (16/03) mendatang, untuk melakukan pembicaraan resmi antara kedua belah pihak.

Lebih lanjut, koresponden menambahkan, pihak Arab Saudi menyebutkan bahwa pertemuan mendatang akan membahas berbagai isu yang mejadi perhatian bersama. Termasuk di antaranya permasalahan regional, reformasi ekonomi di Saudi, harga minyak, dan krisis di Timur Tengah.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Presiden Trump telah melakukan komunikasi telepon dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud. Pihak Gedung Putih saat itu melaporkan, pembicaraan kedua pemimpin itu secara khusus berkaitan dengan ancaman Iran dan dampak dari kesepakatan nuklir Iran. Juga ada pembahasan tentang pembentukan daerah aman di Yaman dan Saudi.

Perlu dicatat, Menlu Arab Saudi, Adil Al-Jubaer pada beberapa waktu lalu telah menyatakan harapannya terhadap hubungan antara Kerajaan Saudi dengan Amerika Serikat di bawah pemerintahan baru.

“Ketika kita melihat garis yang telah ditetapkan oleh pemerintahan AS yang baru, maka jelas bahwa kepentingan kita juga bertepatan,” ungkap Jubaer. (whc/aljazeera/dakwatuna)

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

Kantornya Disabotase, Trump Murka

Organization