Home / Berita / Internasional / Asia / Larang Warga Sipil Keluar Aleppo, Milisi Syiah Langgar Kesepakatan dengan PBB

Larang Warga Sipil Keluar Aleppo, Milisi Syiah Langgar Kesepakatan dengan PBB

Evakuasai warga sipil dari kota yang dikepung Asad dan pendukungnya. (alresalah.ps)

dakwatuna.com – Aleppo. Sumber Oposisi Suriah melaporkan milisi bersenjata Syiah pro-Asad mencegah evakuasi warga sipil dari distrik kota Aleppo bagian timur.

Sebagaimana yang disepakati antara Rusia dengan PBB, evakuasi diizinkan kepada warga yang terkepung di Aleppo timur. Konsekuensinya wilayah tersebut diserahakan kepada tentara rezim Asad. Seperti dilansir laman Aljazeera.net, Rabu (14/12/2016).

Zakaria Malahafji, ketua biro politik kelompok Fastaqeem, salah satu faksi bersenjata dari Oposisi Suriah mengatakan, para milisi Syiah asal Iran melarang warga yang terkepung untuk keluar dari kota Aleppo, mereka justru dipaksa kembali kedistriknya semula.

Pimpinan faksi Oposisi lainnya, dari brigade Nuruddin Az-Zanki, Ahmad Abid mengatakan, milisi Syiah Iran melarang warga sipil dan korban luka untuk keluar dari Aleppo. Ia mengatakan kendali di lapangan kini dikuasai Iran.

“Yang mengatur kebijakan di Aleppo saat ini adalah orang-orang Iran. Mereka berbeda sikap dengan pihak Rusia yang mengizinkan sipil untuk evakuasi,” tegas Ahmad.

Reporter Aljazeera yang berada di Aleppo, Milad Fadhl mengatakan, seharusnya saat ini 70 orang korban luka diziinkan keluar dari Aleppo, beserta 80 orang keluarga mereka. Ini menjadi gelombang pertama dari rangkaian evakuasi yang akan dilakukan. Tetapi rencana itu berakhir gagal.

“Namun entah mengapa, tiba-tiba rencana evakuasi ini dibatalkan,” tutur Fadhl mempertanyakan penundaan tersebut. (msy/dakwatuna)

Redaktur: Muh. Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Wakil Direktur Studi Informasi Alam Islami (SINAI) Mesir 2008

Lihat Juga

Netanyahu: Israel Punya Hubungan Baik dengan Negara-Negara Arab

Organization