Topic
Home / Narasi Islam / Life Skill / Continuous Improvement Pribadi Tangguh

Continuous Improvement Pribadi Tangguh

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (ideascale.com)
Ilustrasi. (ideascale.com)

dakwatuna.com – Continuous Improvement adalah usaha-usaha berkelanjutan yang dilakukan untuk mengembangkan dan memperbaiki produk, pelayanan, ataupun proses. Usaha-usaha tersebut bertujuan untuk mencari dan mendapatkan “bentuk terbaik” dari improvement yang dihasilkan, yang memberikan solusi terbaik bagi masalah yang ada, yang hasilnya akan terus bertahan dan bahkan berkembang menjadi lebih baik lagi (shiftindonesia.com).

“Die or go through painful of change survive and life” adalah salah satu filosofi hidup yang diambil dari kisah burung Elang yang merupakan salah satu unggas perkasa dengan paruh  cakar yang kuat dan matanya yang tajam bagaikan pedang. Burung Elang memiliki usia hingga 70 tahun. Di usianya yang ke 40 tahun, ia dihadapi sebuah pilihan yang sangat sulit. Yaitu memilih untuk pasrah dengan kondisinya atau dia men’tranformasi’ diri untuk bertahan hidup 30 tahun lagi.

Pada usia yang ke-40 , burung Elang akan mengalami kesulitan hidup yang sangat luar biasa. Karena pada usia tersebut paruh burung Elang menjadi panjang hingga mencapai dada, sehingga sulit untuk mencabik mangsa. Demikian pula dengan kuku cakar yang menjadi panjang namun rapuh serta bulu-bulu burung Elang yang semakin tebal dan panjang sehingga membuat dia tak mampu terbang bebas. Dan hal-hal tersebut akan mengakibatkan kematian bagi burung Elang.

Namun hanya ada satu jalan untuk burung Elang jika ingin tetap bertahan hidup. Yaitu dengan memaksa diri untuk membuat sarang di tepi jurang dan menjalani proses “transformasi” diri.

Langkah awal yang harus dilakukan oleh burung Elang adalah dengan mematukkan paruh sekeras-kerasnya hingga lepas. Dan setelah lepas, maka burung Elang harus menunggu tumbuh paruh baru selama 5 bulan hingga paruh cukup kuat. Setelah itu burung Elang harus mencabut semua kuku-kuku yang di cakar. Dan setelah itu burung Elang juga harus mencabuti bulu- bulu ditubuhnya satu persatu. Betapa menderitanya badan tanpa bulu yang tentu sangat merasakan dingin di atas puncak apalagi jika malam tiba. Namun setelah melewati ‘transformasi’ diri tersebut, maka burung Elang dapat hidup kembali dengan perkasa 30 tahun lagi.

Begitu juga dalam kehidupan, kita bisa mengambil pelajaran yang cukup dalam dari burung Elang untuk menjalani setiap skenario yang telah digariskan Tuhan. Ketika kita memiliki suatu impian atau hal-hal yang sudah ditargetkan. Maka hal yang harus kita lakukan adalah berusaha untuk mewujudkannya. Jangan pernah menyerah, walau di setiap pilihan memiliki konsekuensi masing-masing. Namun kita harus lebih ‘jeli’ dalam memilih yang terbaik untuk kehidupan. Kita tidak boleh cepat puas atas suatu pencapaian tertentu. Senantiasa terus bergerak agar tidak mati dengan ide- ide yang hanya wacana belaka yang tidak pernah ada action untuk merealisasikannya. Kita pun harus melakukan usaha- usaha tersebut secara berkelanjutan agar usaha tersebut membuahkan hasil yang sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Karena ketika kita memiliki beberapa list target yang harus dicapai. Namun dengan cara yang memaksakan untuk keluar dari zona nyaman dan harus dilakukan secara continue, maka kita harus mampu bertahan atas kemungkinan keadaan- keadaan yang akan terjadi agar bisa men’transformasi’ diri menjadi pribadi yang tangguh. Siap menerima segala tantangan dan siap untuk menjalankannya secara tekun dan bertanggung jawab untuk kehidupan yang lebih baik. (dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Shellvy Lukito, Mahasiswi jurusan Akuntansi Syariah STEI SEBI(semester VII), Depok. Awardee of EKSPAD SEBI 2013 Scholarship, Awardee of Beastudi Ekonomi Syariah 4 - Dompet Dhuafa Scholarship. Alamat facebook : Shellvy Luckyto . Instagram : @queenshellvy. Alamat email : [email protected] Professional Public Speaker, Writer, Peneliti junior SIBER-C

Lihat Juga

Trump: Kehormatan Besar Bisa Mengenal Sosok Seperti Erdogan

Figure
Organization