Home / Berita / Nasional / Tokoh Bangsa Turut Berduka Atas Meninggalnya Bang Buyung

Tokoh Bangsa Turut Berduka Atas Meninggalnya Bang Buyung

Sejumlah tokoh nasional menyampaikan duka atas wafatnya Adnan Buyung Nasution, Rabu (23/9/15).  (lensaindonesia.com)
Sejumlah tokoh nasional menyampaikan duka atas wafatnya Adnan Buyung Nasution, Rabu (23/9/15). (lensaindonesia.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Kabar duka meninggalnya pengacara senior Adnan Buyung Nasution atau dikenal dengan Bang Buyung menimbulkan duka mendalam dari tokoh-tokoh bangsa ini. Ucapan belasungkawa terus mengalir sebagai ungkapan duka atas kehilangan pejuang hukum Indonesia.

Wakil presiden Jusuf Kalla yang tengah berada di New York, Amerika Serikat menyampaikan duka yang mendalam  atas wafatnya pengacara senior, Adnan Buyung Nasution.

“Semoga almarhum khusnul khotimah. Di mata Pak JK, Bang Buyung adalah sosok yang kekeh memperjangkan tegaknya hukum, HAM dan demokrasi,” ujar Kalla, sebagaimana dikutip dari republika.co.id

Selain Wapres Jusuf Kalla, Ucapan belasungkawa mengalir dari sejumlah tokoh nasional atas kematian Bang Buyung, sapaan Adnan Buyung.

Wakil Majelis Syura PKS,  Hidayat Nur Wahid melalui akun twitternya @hnurwahid turut menyampaikan duka dan mendoakan almarhum “Berduka atas wafatnya Pendekar Hukum Indonesia, Bang Adnan Buyung Nasution. Smoga dapat tempat trbaik di sisi Allah SWT. Lahuu Alfaatihah”

“Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun. Turut berduka untuk Bapak Adnan Buyung Nasution. Semoga ditempatkan terbaik di sisi-Nya,” ujar Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan, dalam akun Twitternya, @ZUL_Hasan.

“Turut berduka atas meninggalnya Bang Buyung Nasution. Semoga dimuliakan di sisi Allah SWT. Lahu al-Fatihah,” ujar mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum melalui akun Twitternya @anasurbaningrum.

“Adnan Buyung Nasution telah berpulang ke Rahmatullah pagi ini. Semoga Allah melapangkan jalannya menuju keharibaanNya,” ujar pengacara senior yang juga Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra melalui akun Twitternya, @Yusrilihza_Mhd.

Menurut keterangan keluarga korban sebagaimana dikutip dari liputan6com pada Jumat, 18 September lalu bang buyung menderita sakit gigi hebat dan masuk rumah sakit untuk mencabut gigi. Akibatnya, Adnan Buyung ‎tidak bisa mengonsumsi makanan yang keras dan hanya mampu memakan makanan cair. Akhirnya asam lambungnya naik dan muntah hebat, sampai berimbas debar jantung tak beraturan.

Pengacara kondang ini sebelumnya memiliki riwayat gagal ginjal sejak Desember 2014, sehingga harus melakukan hemodialisis atau cuci darah tiga kali dalam sepekan. Tak hanya itu, Adnan Buyung juga menderita sakit jantung dan darah tinggi sehingga ia rutin mengonsumsi obat untuk mengobati penyakit tersebut.  (sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Din Syamsuddin Bertemu Aung San Su Ki Di Myanmar

Organization