Topic
Home / Berita / Silaturahim / Alumni Program Pendidikan Dompet Dhuafa Berikhtiar Ikut Merawat Indonesia

Alumni Program Pendidikan Dompet Dhuafa Berikhtiar Ikut Merawat Indonesia

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Alumni Program pemdidikian Dompet Dhuafa yang hadir dalam acara bertajuk ikut merawat indonesia. (WAD/DD)
Alumni Program pemdidikian Dompet Dhuafa yang hadir dalam acara bertajuk ikut merawat indonesia. (WAD/DD)

dakwatuna.com – Depok.  Pada Sabtu (22/08) lalu, Ruang Cinema Universitas Indonesia tengah ramai dipadati pemuda-pemudi kontributif yang siap beraksi untuk Ikut Merawat Indonesia. Mereka tak lain adalah alumni program Pendidikan Dompet Dhuafa (SMART Ekselensia Indonesia, Beastudi Etos, Beasiswa Aktivis Nusantara, Sekolah Guru Indonesia), yang kini tengah siap menginspirasi dan  berkontribusi untuk negeri.

Inspirator yang hadir dalam acara bertajuk Ikut Merawat Indonesia ini antara lain Syaiful Choirudin alumni SMART Ekselensia Indonesia angkatan pertama, alumni Universitas Paramadina, yang saat ini menjadi penggerak Komunitas Gerakin (Gerakan Anak Kreatif Indonesia); Setia Rahmah yang merupakan lulusan terbaik Sekolah Guru Indonesia angkatan 6 mencoba berbagi inspirasi lewat Saung Ilmu; Ardiansyah, alumni Beastudi Etos 2006 yang berkonsentrasi pada Ilmu Berbagi; Ivan Ahda, alumni Beastudi Etos 2003 yang kini aktif berkontribusi merawat Indonesia melalui Forum Indonesia Muda (FIM) sekaligus menjadi ketua nasional FIM; M. Faruq Abdillah yang baru saja terpilih menjadi Koordinator Komunitas Filantropi Pendidikan (KFP) Regional Jabodetabek turut berbagi pengalamannya selama bergabung dan berkontribusi dengan KFP. Tak ketinggalan M. Alfatih Timur pemilik situs kitabisa.com turut berbagi trik dan tips dalam kontribusi merawat Indonesia dengan menjembatani donatur dengan program-program yang membutuhkan dukungan dana melalui situs yang dikelolanya.

Acara dibuka dengan penampilan TRASHIC SMART Ekselensia Indonesia, dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa, Ibu Rina Fatimah. “Saat masih berada di bangku sekolah, guru-guru kita bersikeras mengajarkan kita untuk dapat menulis, membaca, berhitung, menggambar, namun seringkali lupa mengajarkan tentang ke-Indonesia-an. Bagaimana mencintai dan merawat Indonesia. Dalam hal ini tentunya membutuhkan kesadaran dan kolaborasi agar potensi-potensi yang dimiliki setiap sumberdaya mampu teroptimalkan dengan baik,” tegasnya.

Selanjutnya, secara bergiliran para inspirator berbagi pengalaman dalam membuat gebrakan perubahan bagi Indonesia. Kurang lebih selama 3 jam, tak henti-hentinya pembicara menyuntikkan semangat kontribusi untuk negeri melalui potensi dan bidangnya masing-masing.

Salah satu inspirator adalah Ivan Ahda, alumni Psikologi Universitas Universitas Indonesia merupakan alumni Beastudi Etos 2006. Melalui perenungannya tentang kondisi Indonesia saat ini, merasa resah akan masa depan Indonesia. Ketika ia mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan Forum Indonesia Muda, ia menemukan sebuah formula. Untuk dapat melakukan suatu perubahan, niat baik saja tidak cukup. Lakukan suatu perubahan dengan apa yang kita miliki.

Ivan yang saat ini menjadi ketua nasional Forum Indonesia Muda mengutarakan bahwa pemuda-pemuda yang tergabung dalam FIM merupakan orang-orang terpilih dari rangkaian seleksi yang ketat. Ia sadar, bahwa untuk memperoleh hasil yang baik, tentunya dibutuhkan bibit-bibit unggul. Ia berharap FIM mampu menjadi rumah bersama, melahirkan pemimpin masa depan, sehingga mampu mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan sesi foto bersama. “Semoga semangat Ikut Merawat Indonesia tidak terpenjara dalam ruangan ini, tapi dapat diwujudkan melalui aksi-aksi nyata Merawat Indonesia,” ujar Angger Koordinator Komunitas Filantropi Pendidikan. (WAD/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Media Relations - Marketing Komunikasi Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa, Alumni Manajemen Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian IPB, Jaringan Muslimah Nasional FSLDK Indonesia 2012-2015. Hobi membaca, menulis dan travel.

Lihat Juga

Tegas! Di Hadapan Anggota DK PBB, Menlu RI Desak Blokade Gaza Segera Dihentikan

Figure
Organization