Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Mensyukuri Rezeki Allah SWT

Mensyukuri Rezeki Allah SWT

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (eyelash.ps)
Ilustrasi. (eyelash.ps)

dakwatuna.com – Assalamualaikum Wr. Wb. Abi dan ummi yang dirahmati Allah alangkah senangnya apabila kita mlihat anak-anak kita sudah mulai menerapkan ajaran ajaran yang nabi sampaikan kepada kita, yang akan menjadi dasar kuatnya iman anak kita nanti, maka sesuai yang banyak penyair katakan, belajar saat kecil bagaikan menulis di atas batu.

Abi dan ummi di muka bumi Allah di manapun anda berada, rezeki manusia itu sesungguhnya telah diatur oleh Allah setiap harinya, Malaikat pembagi Rezeki (Mikail) setiap subuh datang ke pintu pintu rumah kita untuk memberikan bagian yang kita terima hari ini, maka sambutlah rezeki-rezeki itu dengan kalimat toyibah dan syukurilah nikmat-nikmat yang masih bisa kita rasakan pada hari ini “Barakallah”.

Maka dengan hati yang penuh damai dengan hembusan angin subuh, bukakanlah pintu di waktu itu supaya rezeki yang sebagaimana menjadi jatah kita dapat masuk ke dalam rumah bukan tertahan di depan pintu. Jika kita hendak berdoa maka alangkah lebih utama jika kita berdoa supaya Allah menambah rezeki kita pada hari ini bukan meminta rezeki, melainkan meminta tambahan rezeki, karena sesungguhnya Allah telah membagikan rezeki itu kepada kita semua dan hendaknya sebagai makhluk Allah tidak seperti orang yang jauh dari rahmat Allah, jangan memungkiri nikmat nikmat dan rezeki-rezeki yang telah Allah berikan kepada kita.

Allah itu maha adil dan maha pemberi, ia lebih tahu apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Percayalah jikalaupun dalam masa sulit maka kesulitan itu akan berlalu dan ingatkah juga jika engkau bahagia, maka kebahagiaan itupun akan segera berlalu jua.

Islam mengajarkan kita dalam hidup ini supaya kita semua mengejar kebahagiaan akhirat sebanyak banyaknya melebihi usaha kita dalam mengejar dunia, seperti dalam ayat Allah yang artinya “Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (Kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan kebahagiaan dari (kenikmatan) duniawi” (QS. Al-Qashas;77) dapat kita perhatikan bahwasanya Allah memberikan pengertian bahwasanya dunia itu adalah tempat di mana ada kesempatan untuk umat manusia mencari kebahagiaan bagi akhirat, namun jangan melupakan juga bahwasanya hidup di dunia itu juga harus mempunyai makna atau kebahagiaan pula.

Mengapa saya menghubungkan ayat ini dengan pembahasan rezeki, maka korelasi sesungguhnya ayat Al-Qashas dengan rezeki adalah untuk membuka ruang berpikir kita bahwasanya seberapapun kita berkerja keras kita berusaha melaksanakan apapun untuk mengumpulkan harta hendaknya kita kembalikan kepada Allah, dan mengingat substansi harta yang kita cari tersebut.

Abi dan ummi, salah satu amalan pembuka rezeki adalah shalat dhuha. Seperti sebuah hadis yang saya kutip sedikit, di sana menjelaskan “…. laksanakan untukku empat rakaat di awal siang, aku akan cukupi dirimu dengan shalat itu di akhir harimu” (HR. Ahmad 17390) inilah salah satu keutamaan shalat dhuha, namun jika tendensi melaksanakan shalat dhuha tersebut untuk dunia saja, untuk melancarkan rezeki berarti shalat tersebut dikerjakan bukan murni karena mengharap ridha Allah, akan tetapi untuk esensi yang lainya.

Semoga sedikit ilmu ini bisa bermanfaat bagi Abi dan ummi di rumah dalam rangka pembelajaran kepada anak kita makna rezeki sesungguhnya, alangkah indahnya jika sebelum si kecil tidur kita berikan ia suntikan spiritual yang dibawakan ringan oleh Abi dan ummi sekalian, Insya Allah hal baik tersebut akan senantiasa diingat dan bahkan akan menjadikan dasar-dasar anak kita kelak dalam mengarungi kehidupannya. Barakallah.. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Kelahiran Lamongan, mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Malang jurusan Tarbiyah Fakultas Agama Islam, kesibukan sehari-hari selain kuliah aktif bergerak dalam bidang training spirit motifasi dan saat ini menjadi salah satu trainer magang di lembaga training yang khusus memberikan motifasi belajar pada siswa SD, SMP, dan SMA di Malang.

Lihat Juga

Syukur Kunci Kebahagiaan dan Kemakmuran