Home / Berita / Nasional / Benarkah TNI Diturunkan untuk Jaga Gedung KPK? Ini Penjelasan Mabes AD

Benarkah TNI Diturunkan untuk Jaga Gedung KPK? Ini Penjelasan Mabes AD

Kepala Dinas Penerangan AD (Kadispenad) Kolonel Wuryanto.  (poskotanews.com)
Kepala Dinas Penerangan AD (Kadispenad) Kolonel Wuryanto. (poskotanews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Selepan ditetapkannya Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto sebagai tersangka, Ketua KPK Abraham Samad langsung meminta perlindungan Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Tindakan Samad dimaksud untuk mengantisipasi masuknya penyidik Bareskrim Polri ke gedung KPK untuk mengambil berkas terkait penetapan BW sebagai tersangka.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Fuad Basya mengakui, pasukan TNI disiagakan untuk melindungi gedung KPK agar tidak terjadi gesekan dengan pihak kepolisian. Nyatanya, Markas Besar (Mabes) Angkatan Darat (AD) mengklarifikasi hal itu.

“Banyaknya berita tentang TNI menurunkan pasukan untuk menjaga KPK maka perlu diluruskan situasi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Bahwa benar TNI AD melaksanakan siaga, seperti yang disampaikan Kapuspen TNI, namun mereka siaga di satuan masing-masing,” kata Kepala Dinas Penerangan AD (Kadispenad) Kolonel Wuryanto, Senin (26/1/15).

Wuryanto menyatakan, perlu diketahui oleh seluruh masyarakat bahwa semua satuan operational jajaran TNI AD melaksanakan siaga dan siap untuk digerakkan sewaktu-waktu dengan kekuatan sepertiga dari kekuatan satuan tersebut. Semua pasukan juga stand by di satuan masing-masing.

“Ini adalah prosedur tetap (Protap) di jajaran TNI AD. Jadi, gedung KPK tidak dilaksanakan pengamanan secara khusus karena situasinya kondusif,” ujar mantan komandan Korem 051/Wijayakarta tersebut.

Apabila ada terlihat anggota pasti, kata dia, mereka adalah dari Kodim 0504/Jakarta Selatan atau Koramil 06/ Setiabudi yang kebetulan gedung KPK berada di wilayahnya. Mereka pun sifatnya hanya memantau dan tidak bersenjata.”

Dia pun mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat tetap menjaga situasi agar tetap kondusif. “Percayakan kepada sistem yang ada, dan yang penting mari kita jaga Polri, jaga KPK, dan paling penting jaga Indonesia.” (ROL/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Rutan Mako Brimob Terkendali, DPD Beri Doa dan Apresiasi Buat Polri