Home / Berita / Nasional / Masuki Tahun Politik, Menag Ajak Umat Islam Bersatu

Masuki Tahun Politik, Menag Ajak Umat Islam Bersatu

Menag Suryadharma Ali saat memberi sambutan pada acara Dzikir Nasional di Masjid At-Tiin Jakarta, Selasa 31/12/13 (foto: kemenag.go.id)
Menag Suryadharma Ali saat memberi sambutan pada acara Dzikir Nasional di Masjid At-Tiin Jakarta, Selasa 31/12/13 (foto: kemenag.go.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Di penghujung pergantian tahun 2013 dan memasuki 2014, umat Islam diminta untuk senantiasa bersatu dan membangun kebersamaan agar Indonesia jadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal tersebut diungkapkan Menteri Agama Suryadharma Ali, dalam acara zikir nasional di Masjid Agung At-Tin Jakarta, Selasa (31/12) malam.

“Agenda tahun sebelumnya banyak belum selesai dengan segala permasalahannya dan pada 2014 Indonesia memasuki tahun politik. Karena itu umat Islam hendaknya tetap solid, bersatu dan kreatif sehingga dapat memilih pemimpin yang diridlai Allah, membawa kepada keadilan dan kesejahteraan umat,” kata Menag.

Maka dari itu, umat Islam diminta membangun kebersamaan untuk menghadapi tantangan ke depan. “Indonesia tidak akan menjadi besar jika berbagai pihak berjalan sendiri-sendiri. Karena itu kebersamaan sangat penting untuk menjadikan Indonesia lebih baik, makmur dan bermartabat dan diridhoi Allah,” kata Menag.

Terkait menghadapi 2014, yang disebutnya sebagai tahun politik, Menag mengajak umat Islam  memanfaatkan momentum itu untuk memilih pemimpin legislatif dan eksekutif yang bisa membawa perubahan bagi bangsa Indonesia, yang berdemokrasi dan lebih sejahtera. “Tidak ada gunanya pesta demokrasi jika pemimpin tak bisa membawa perubahan lebih baik,” katanya. (kemenag/sbb/dakwatuna)

 

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Italia Larang Pembangunan Masjid Baru